Elemen ahlussunnah bersatu!

Rabo 6 maret 2013

Alhamdulillah, dengan izin Allah berkat kekompakan takmir masjid Jamik Bangil acara pengajian Ahlulbait dan Sahabat sukses. Sampai KH Nurkholis hafizhahullah berkomentar: “masyaallah! Belum pernah pengajian masjid jamik sebanyak ini. Penuh sampai banyak yang berdiri di halaman dan pagar. Masyaallah ini berkah sampean ustadz Bashori” kata tokoh sunni Bangil yang gigih berjuang melawan syiah itu kepada ustadz abu Hamzah. Al-Ustadz Hasan Bashori beristighfar lalu menimpali “insyaallah ini berkah umrah antum”, karena undangan itu disampaikan ustadz KH Nurkhalis kepada ustadz Hasan Bashori sepulang dia dari Umrah.

Alhamdulillah semua elemen ahlussunnah bersatu dalam mensukseskan tabligh akbar tersebut; ada Muhammadiyah, ada Nu, Ada al-Irsyad, ada Persis dan lain-lainnya.

Pengajian itu bersifat memotivasi dan meyakinkan kaum sunni akan kebenaran akidah ahlussunnah waljamaah dan sesatnya syiah imamiyyah.
Al-Ustadz memulai dengan pengertian Sahabat dan Ahlulbait lalu mensyarah ucapan imam Abul Hasan al-Asy’ari yang ada dalam kitab al-Ibanah dan dikutip oleh Imam Ibnu Asakir dalam Tabyiin kadzib al-Muftari yang ditaqdim oleh Muhammad Zahid al-Kautsari .

Kemudian ditegaskan bahwa imam al-Asy’ari adalah hambaliyyul aqidah

Kemudian dikomparasikan dengan akidah syiah rafidhah yang ada dalam buku putih madzhab Syiah, buku Qalbun Salim yang dibagi untuk anak Sd, kemudian buku Dosa-dosa besar untuk anak SD, dan dikuatkan dengan kitab Biharul anwar karya al-Majlisi dan fatwa al-Khu`I dalam Mishbah al-Faqahah yang mengkafirkan orang yang mengingkari imamah imam 12 atau salah satunya.

Setelah shalat isyak ustadz melanjutkan dengan ucapan KH Hasyim al-Asy’ari dalam Qanun asasi lijam’iyyatil Nahdhatil Ulama bahwa syiah itu ahli bid’ah dan kewajiban ulama membela sahabat nabi jika tidak maka dilaknat oleh Allah, Malaikat dan seluruh manusia.

Alhamdulillah pengajian yang diakhiri dengan sesi pertanyaan itu sangat memuaskan hadirin, khususnya takmir masjid jamik bangil sehingga pengurus menyatakan langsung kepada al-Ustadz abu Hamzah agar bersedia mengisi pengajian rutin setiap bulan atau dua bulan sekali. Dan ustadz Abu Hamzah-pun menyanggupi.

Rombongan ustadz dan takmir akhirnya melanjutkan dengan ramah tamah di salah satu rumah makan lesehan yang luas, tenang dan asri.
Yang datang dari tim malang adalah: tim majalah al-Umm, masjid al-Umm, radio al Umm dan masjid al-Ghifari.

Semoga Allah -Subhanahu wa ta’ala- membalas kebaikan semua yang telah andil dalam terlaksananya kajian yang bermanfaat itu. Semoga menjadi keberkahan dakwah sunnah. Aamiin.

 

(Visited 867 times, 2 visits today)
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*