VIDEO: STRATEGI YAHUDI DAN SYIAH UNTUK MENJAJAH MAKKAH SAUDI ARABIA

Video ini menjelaskan bahwa diantara strategi Yahudi Israel adalah membiarkan Iran dan Khoutsi menjajah Saudi Arabia dengan cara menyerang dari wilayah selatan dan barat.
Dan membiarkan ISIS menyerang dari Utara.
Tujuan akhirnya: agar Saudi minta tolong kepada Israel, kemudian Israel datang untuk menjajah wilayah Saudi bagian Utara dan mengambil kembali gunung Lauz.
Rencana jahat ini diterangkan oleh sejarawan Yahudi Zionis Dennis Avi Lipkin dalam bukunya yang terbaru dengan judul “Return To Mecca” (العودة إلى مكة).

Seorang perwira Intelijen dalam bukunya yang berjudul “Hudud al Daulah al Yahudiyyah” (Batas-batas Negara Yahudi) menklaim Tanah Israel membentang dari Libanon ke gurun, yaitu Arab Saudi, dan dari Laut Mediterania ke Efrat Irak. LipKin, yang mengandalkan ramalan al kitab itu menyerukan umat Kristen dan Yahudi untuk bersatu demi merebut kembali Makkah, yang merupakan tanah suci bagi kedua agama itu.

Bahkan, Lipkin mengajak untuk membentuk aliansi atau persekutuan Syiah, Kristen dan Zionis untuk membagi kerajaan Saudi Arabia dan menduduki Ka’bah.

Sungguh sekenario yang mengerikan, namun rakyat Saudi sekarang mulai banyak yang sibuk dengan hiburan, konser musik dan nyanyian, sebab ada departemen baru namanya
الهيئة العامة للترفيه
Departemen hiburan (General Entertainment Authority) yang didirikan tahun 2016 dan sejak 2018 dipegang oleh Turki Alu Syaikh.
Silahkan simak Video dialog dengan penulis buku:

Semoga Allah memahamkan generasi muda Saudi Arabia tentang bahaya ini. Semoga Allah melindungi Saudi Arabia dari kejahatan Yahudi dan Syiah serta sekutu sekutu mereka. Aamiin

Sumber:

“العودة الى مكة” كتاب جديد لمؤرخ يهودي




http://algena.blogspot.com/

dalam video itu hostnya adalah Gary Stearman dan nara sumbernya adalah Avi Lipkin penulis buku
wawancara televisi ini dilakukan beberapa bulan sebelum serangan “Ashifatul Hazm” ke Khoutsi

(Visited 1 visits today)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*