DEKLARASI NASIONAL – Gabungan Masyarakat Penyelamat NKRI dari konspirasi Syi’ah Zionis, Salibis dan Komunis Gaya Baru (KGB)

Share   www.GenSyiah.Com | MALANG – Pada hari Ahad kemarin (26/10/2014) sekitar seribuan umat Islam dari Malang dan sekitarnya serta luar daerah, memadati halaman masjid kompleks Mahad Tahfizhul Quran Al-Firqotun An-Najiyah, Karang More »

Video – Mengapa Namer al Namir divonis mati ?!

Sharegensyiah: video ini adalah bukti dari pada dosa-dosa tokoh syiah saudi ini, sehingga dia dijatuhi hukuman mati. diantara dosa-dosanya: 1. menghina para sahabat Nabi mengkafirkan Abu Bakar dan Umar karena dianggap merampok More »

GABUNGAN MASYARAKAT PENYELAMAT NKRI DARI KONSPIRASI ALIRAN-ALIRAN SESAT: (SYIAH, ZIONIS DAN KOMUNIS GAYA BARU)

ShareHADIRILAH DEKLARASI NASIONAL! GABUNGAN MASYARAKAT PENYELAMAT NKRI DARI KONSPIRASI ALIRAN-ALIRAN SESAT: (SYIAH, ZIONIS DAN KOMUNIS GAYA BARU) (KGB) PEMATERI: Jenderal (Purn) Djoko Santoso (Mantan Panglima TNI) Materi : Menjaga Stabilitas NKRI dari More »

qabanji dari Irak mengancam Saudi karena vonis mati al-Namir

ShareGenSyiah: syaikh syiah Irak Shadruddin al-Qabanji dalam khutbah jumat lalu di Najaf mengatakan : pemerintah saudi telah melakukan kesalahan besar. vonis mati atas syaikh namir ibarat saudi menggali kuburannya sendiri dengan tangannya. More »

 

Begitu Jokowi Jadi Presiden, Kaum Liberal Unjuk Gigi Bela Aliran Sesat

Bukan hanya kaum musyrikin yang mulai nglunjak dengan ruwatan dan sebar fitnah, namun kaum munafikin yang mengaku Islam namun membela penoda Islam pun unjuk gigi.
Gejala itu tampak ke permukaan, begitu Jokowi jadi presiden. Padahal, Jokowi sendiri, saat kaum musyrikin dan munafikin mulai unjuk gigi itu, dia masih ungkak-ungkek dalam menentukan susunan kabinetnya, karena nama-nama yang diajukan ada sejumlah nama yang kena tanda kuning dan merah dari KPK yang mengisyaratkan untuk tidak dipakai jadi menteri karena sangkutan dengan korupsi dan akan jadi tertuduh bahkan tersangka.
Setelah kasus kaum musyrikin pendukung Jokowi menggelar ruwatan dan sebar fitnah di depan rumah Amien Rais di Jogja, tidak mau kalah pula kaum munafikin ataupun pembela aliran sesat yang menodai Islam unjuk gigi dengan membela aliran sesat Syiah dan Ahmadiyah. Hingga mereka mengkritik Kebijakan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo yang menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim Nomor 55/2012 Tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat.
Bahkan menambah jelasnya “permusuhan” terhadap Islam, dari kampus UIN Surabaya yang telah menghina Islam dengan adanya kasus spanduk “Tuhan Membusuk” hingga dilaporkan oleh MUI dan 62 Ormas Islam ke polisi; kini seorang dosen dari UIN Surabaya itu membela aliran sesat Ahmadiyah dan syiah.
Dalam rangka membela aliran sesat Syiah dan Ahmadiyah, serta mengkritik Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim Nomor 55/2012 Tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat, Muhamad Gazali Said mengatakan, ada diskriminasi hukum dalam menyikapi kasus Syi’ah dan Ahmadiyah, di Surabaya. “Hukum harus memenuhi azas keadilan,” terang Dosen Universitas Islam Negeri Surabaya (Uinsa) yang dikenal liberal ini. (Panjimas.com, Sabtu, 01 Muharram 1436H / October 25, 2014).
Pembelaan terhadap syiah dilakukan orang dari perguruan tinggi Islam tanpa malu-malu, padahal namanya sudah tercoreng. Apalagi telah terbukti secara hukum, pentolan syiah Tajul Muluk telah divonis 4 tahun penjara (Vonis terakhir di MA) karena menodai agama (Islam). Berarti syiah jelas telah terbukti menodai agama.
Syiah Menodai Agama
Atas penyebaran ajaran yang sesat dan menodai Islam, pada Kamis 12 Juli 2012 lalu, pengadilan Negeri Sampang telah menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Tajul Muluk. Dalam sidang yang berlangsung selama tujuh jam, Ketua Majelis Amin Noer Cahyo mengatakan, berdasarkan fakta yang terungkap, Tajul Muluk terbukti melanggar Pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama.

“Tajul Muluk alias Haji Ali Murtadho terbukti melecehkan agama Islam dengan menyatakan Al-Quran yang beredar tidak asli lagi,” katanya saat membacakan putusan, Kamis, 12 Juli 2012. (suaraislam.com, Mengenal Tajul Muluk Penyebar Syiah di Sampang, Senin, 27/08/2012 08:23:35 )
Berikut ini urut-urutan proses pengadilan kasus syiah menodai agama.
Tajul Muluk Pentolan Syiah Sampang Terbukti Menodai Agama
Tajul Muluk didakwa telah melakukan penistaan agama sehingga memicu kerusuhan Sampang, Madura pada 2011 lalu. Tajul Muluk sudah divonis 2 tahun penjara oleh PN Sampang pada Juli 2012 lalu. Dia terbukti melanggar pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama, menganggap Al-Qur’an tidak murni lagi.
Putusan ini diperberat menjadi 4 tahun seiring dengan keluarnya putusan banding Pengadilan Tinggi Surabaya pada 21 September 2012.
Pengadilan Tinggi Surabaya menguatkan putusan PN Sampang dengan Nomor 69/Pid.B/2012/PN.SPG dari tuntutan 2 tahun menjadi 4 tahun  penjara. Putusan PT Surabaya yang tertuang dalam surat bernomor 481/Pid/2012/PT.Sby itu memutuskan terdakwa Tajul Muluk alias Ali Murtadha terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perbuatan yang bersifat penodaan agama. Tajul yang semula divonis 2 tahun oleh PN Sampang bertambah menjadi 4 tahun penjara karena putusan PT. Dalam keputusan itu pengadilan tinggi berpendapat terdakwa telah memenuhi unsur pasal 156a KUHP seperti yang menjadi dakwaan JPU, yaitu melakukan tindak pidana penodaan agama.
Kemudian Tajul Muluk mengajukan kasasi, namun upaya hukum Tajul Muluk alias Ali Murtadha di Mahkamah Agung (MA) akhirnya usai. Itu menyusul lembaga hukum tertinggi negara itu menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh pemohon pada akhir tahun lalu. Keputusan itu tertuang dalam petikan putusan MA dengan Nomor 1787 K/ Pid/2012 yang dikirim oleh MA ke Pengadilan Negeri (PN) Sampang tertanggal 9 Januari 2013. Hal itu diungkapkan oleh HumasPN Sampang Shihabuddin saat dikonfi rmasi Jawa Pos Radar Madura terkait kasasi Tajul Muluk ke MA, kemarin (16/1 2013).
Dia mengatakan, ditolaknya permohonan kasasi Tajul Muluk, itu berarti keputusan yang berlaku saat ini adalah putusan pengadilan tinggi yang sudah dijatuhkan pada 12 Juli lalu, yaitu kurungan penjara selama 4 tahun. ”Pada dasarnya Mahkamah Agung menguatkan putusan pengadilan tinggi,” ucapnya kemarin.
Sumber: (radar) maduraterkini.info, Submitted by admin on January 17, 2013 – 12:10

Ketika terbukti pentolan syiah itu menodai agama dan dipenjara karena kena pasal tentang penodaan agama, maka sejak Gus Dur masih hidup hingga kini senantiasa kaum liberal dan anti Islam mempersoalkan pasal penodaan agama itu bahkan menggugatnya ke MK. Termasuk Tajul Muluk pun menggugatanya. Pasal yang digugat itu ujudnya ini:
Pasal 156 (a) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo Pasal 4 Undang-Undang Nomor 1/PNPS Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama.
Pasal 156a KUHP berbunyi, “Dipidana dengan pidana penjara selama-lumanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pada pokoknya bcrsifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia; b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga, yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa.”
Pembelaan terhadap aliran sesat, pengembangan kemusyrikan dan kemaksiatan tampaknya mulai bangkit sejak diangkatnya presiden baru Jokowi, Senin (20/10/2014). Masalah ini, yang mengherankan, justru seringkali dipelopori orang-orang yang duduk di perguruan tinggi Islam, lembaga Islam dan bahkan dikenal sebagai tokoh.
Ketika yang mengusung dan membela aliran sesat, pengembangan kemusyrikan dan kemaksiatan itu orang-orang Islam pula, maka berarti mereka adalah jenis “Orang Islam tapi memusuhi Islam”.
Misi mereka tidak lain adalah menyebarkan kemunkaran dan menghalangi yang ma’ruf. Itu sudah dinash dalam Al-Qur’an:

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (67) وَعَدَ اللَّهُ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا هِيَ حَسْبُهُمْ وَلَعَنَهُمُ اللَّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُقِيمٌ } [التوبة: 67، 68]

67. orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya [berlaku kikir]. Mereka telah lupa kepada Allah, Maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.
68. Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela’nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal. (QS At-Taubah/9: 67, 68).
Ketika ada aturan dalam negeri ini yang kira-kira dinilai menguntungkan Islam, padahal sejatinya menguntungkan siapa saja dalam dunia ini, misalnya peraturan tentang larangan miras (minuman keras, khamr), maka kaum munafiki dan kafirin serta musyrikin begitu kerasnya dalam berupaya menghapusnya. Demikian pula apabila ada peraturan yang melarang alian sesat yang merusak Islam, maka mereka berusaha keras untuk membabat aturan itu sekuat-kuatnya.
Benarlah firman Allah Ta’ala:

{وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَى مَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ رَأَيْتَ الْمُنَافِقِينَ يَصُدُّونَ عَنْكَ صُدُودًا } [النساء: 61]

61. Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu Lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. (QS An-Nisaa’/4: 61).

Terhadap makhluk yang seperti itu, sudah ada petunjuk dari Allah Ta’ala:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ [التوبة/73]

“Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafiq itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahannam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.” (QS. At-Taubah [9] : 73)
Allah memerintahkan tidak bersikap lembut terhadap orang-orang kafir dan munafiqin bahkan memerintahkan berjihad melawan mereka dan bersikap keras atas mereka. Sementara itu Allah Ta’ala memerintahkan bersikap lunak dan hormat terhadap mukminin.Sungguh Allah telah berfirman:

وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ [الشعراء/215]

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.” (QS. Asy-Syu’araa’ [26] : 215)

Hartono Ahmad Jaiz

video: syaikh almunajjid memberi berita gembira bagi umat Islam

DEKLARASI NASIONAL – Gabungan Masyarakat Penyelamat NKRI dari konspirasi Syi’ah Zionis, Salibis dan Komunis Gaya Baru (KGB)

 

www.GenSyiah.Com | MALANGPada hari Ahad kemarin (26/10/2014) sekitar seribuan umat Islam dari Malang dan sekitarnya serta luar daerah, memadati halaman masjid kompleks Mahad Tahfizhul Quran Al-Firqotun An-Najiyah, Karang Ploso Malang untuk mengikuti Deklarasi Nasional Gabungan Masyarakat Penyelamat NKRI dari Konspirasi Syiah, Zionis, Salibis dan Komunis Gaya Baru (KGB).

 

Beberapa tokoh seperti Prof. DR Mohammad Baharun (MUI Pusat), KH. Bukhori Ma’sum (Ketua MUI Sampang), Habib Ahmad Zein Al-Kaff (Syuriah NU Jatim dan Pakar Syi’ah), Ustadz Alfian Tanjung (Pakar Komunis), Kol. Purn. Herman Ibrahim (Pakar Intelijen Nasional), DR. Zein an-Najah (Ahli Fatwa MIUMI), Ustadz Andri Kurniawan (Pakar Zionis) dan beberapa tokoh lainnya menyampaikan orasinya di hadapan sekitar seribuan jama’ah yang memadati halaman Masjid Ma’had Firqotun An-Najiyah.

 

Pada kesempatan orasi pembuka disampaikan oleh Prof. DR. Mohammad Baharun, MA yang mana dalam kesempatan ini beliau menyampaikan bahwa MUI akan tetap berusaha menjaga Aqidah umat dari paham-paham aliran sesat. Kemudia menukilkan perkataan dari KH. Ma’aruf Amin : “Perbedaan Fiqih harus toleransi akan tetapi Penyimpangan Aqidah harus di amputasi”. Selain itu juga menyerukan Apabila umat islam tidak bersatu, maka NKRI akan bisa berpecah belah seperti rusiadan negara-negara yang lainnya. Dan marak munculnya aliran-aliran sesat ini mulai pada saat reformasi dengan mengedepankan isu HAM.

 

Beliau juga mengatakan perbedaan syi’ah dengan Ahlussunnah bukan merupakan dalam mazhab akan tetapi perbedaannya adalah dalam masalah ushul. Kemudian beliau memberikan solusi atau cara menghentikan pergerakan syi’ah, di antaranya adalah :

 

  1. Semua Elemen harus bersatu

  2. Menamakan anak-anak kita dengan nama para sahabat, nama Ummahatul Mukminiin, selain itu juga menamakan Majelis-majelis taklim, kamar – kamar di pesantren dengan nama para sahabat Nabi.

Video – Mengapa Namer al Namir divonis mati ?!

gensyiah:

video ini adalah bukti dari pada dosa-dosa tokoh syiah saudi ini, sehingga dia dijatuhi hukuman mati.
diantara dosa-dosanya:
1. menghina para sahabat Nabi
mengkafirkan Abu Bakar dan Umar karena dianggap merampok khilafah dari Ali
Muawiyyah memerangi Ali
menuduh umar menyeret Ali, mematahkan tulang rusuk sayyidah fatimah
meyakini abu bakar, umar, usman, aisyah, muawiyah di neraka

2. menuntut diberlakukan pemerintah Syiah (wilayatul Faqih) di saudi bahkan di seluruh negara islam
3. menghina amir Naif , menghujat pemerintah
4. membuat kekacauan di Qathif

GABUNGAN MASYARAKAT PENYELAMAT NKRI DARI KONSPIRASI ALIRAN-ALIRAN SESAT: (SYIAH, ZIONIS DAN KOMUNIS GAYA BARU)

HADIRILAH DEKLARASI NASIONAL!

GABUNGAN MASYARAKAT PENYELAMAT NKRI DARI KONSPIRASI ALIRAN-ALIRAN SESAT:

(SYIAH, ZIONIS DAN KOMUNIS GAYA BARU) (KGB)

PEMATERI:

  1. Deklarasi Nasional -Markaz Dakwah-Jenderal (Purn) Djoko Santoso (Mantan Panglima TNI)

    Materi : Menjaga Stabilitas NKRI dari Ancaman Komunis Gaya Baru

  2. Prof. DR. Mohammad Baharun (MUI Pusat)

    Materi : Strategi Ummat Menghadapi Ancaman Syiah di Indonesia

  3. Habib Ahmad Zein Al-Kaff (Syuriah NU Jawa Timur)

    Materi : Eksport Revolusi Syiah ke Indonesia

  4. Kol. Purn. Herman Ibrahim (Pakar Intelejen Nasional)

    Materi : Gerakan Zionisme di Indonesia

  5. K.H. Syuhada Bahri, Lc (Ketua DDII)

    Materi : Problematika Ummat dan Solusinya

  6. K.H. Athian Ali Dai (Ketua umum FUUI)

    Materi : Seruan Ulama kepada Ummat Islam Indonesia

  7. Ust. Farid Ahmad Okbah (Pengamat Syiah Nasional)

    Materi : Kesesatan Aqidah Syiah

  8. Ustadz Alfian Tanjung (Ketua Taruna Muslim)

    Materi : Fakta dan Data Pergerakan Komunis di Indonesia

  9. Ust. Ir. Andri Kurniawan, M.Ag (Ketua Markaz Dakwah)

    Materi : Pergerakan Salibisasi di Indonesia

WAKTU & TEMPAT:

Hari:

Ahad, 26 Oktober 2014

Pukul:

08.00 – Selesai

Tempat:

di Ma’had Tahfizhul Quran Al Firqoh An Najiyah

(Utara PUSDIK ARHANUD Ds. Donowarih Kec. Karangploso Kab. Malang)

CP:

081231128829 (Tsalis)

AJAK SELURUH TEMAN DAN SANAK SAUDARA UNTUK MENYUKSESKAN ACARA BESAR INI!

sumber : http://www.binamasyarakat.com/gabungan-masyarakat-penyelamat-nkri-dari-konspirasi-aliran-aliran-sesat/

qabanji dari Irak mengancam Saudi karena vonis mati al-Namir

GenSyiah: syaikh syiah Irak Shadruddin al-Qabanji dalam khutbah jumat lalu di Najaf mengatakan : pemerintah saudi telah melakukan kesalahan besar. vonis mati atas syaikh namir ibarat saudi menggali kuburannya sendiri dengan tangannya. lalu dia mengancam dengan mengatakan: saudi dan antek-anteknya, jangan kalian merasa aman!
dia menyebut vonis mati atas namir adalah zhalim.dia mengingatkan bahwa Hijaz akan digoncang dengan kebangkitan baru, serta gempa!
perlu diketahui bahwa Namir adalah provokator untuk memisahkan diri dari saudi yang mengakibatkan terbunuhnya puluhan petugas keamanan di kota al-awamiyyah dan qathif, namun Saudi arabia memperlakukan keluarga Namir dengan baik.

video pesan mujahid ahlussunnah Yaman kepada milisi syiah al-khutsi!

sambutan Syaikh Nabil al-Dzahab di depan pertemuan kabilah-kabilah مذحج di al-Baidha`

menyampaikan pesan ke al-Khutsi
“wahai orang yang mengaku cinta ahlul bait tetapi mencela para sahabat Nabi dan para istrinya.”

“wahai orang yang mengaku memerangi amerika dan berteriak “kematian untuk amerika” ternyata kalian hanyalah penjaga Kedutaan Amerika dan Inggris di Shan’a, lalu menghancurkan masjid ahlussunnah.”
“saudara-saudara ahlussunnah yang ada di ma’rib, dan al-jauf, tunggu bantuan orang-orang yang siap berjihad.” kami sudah rindu mati di jalan Allah, kami telah rindu masuk surga. tunggulah, kini kami mulai perang melawan al-Khutsi, insyaallah kalian wahai syiah rafidhi yang najis, akan melihat apa yang tidak kalian suka”

gensyiah: vonis mati Namir al-Namir membawa korban.

Syaikh Syiah Hasan Farhan al-Maliki, memprotes pemerintah saudi atas vonis mati tersebut.
sementara sebelumnya telah diketahui, bahwa hasan almaliki mengucapkan selamat atas keberhasilan yaman membuat onar di yaman, dan al-maliki telah terkenal kebencian dan permusuhannya kepada Sahabat Nabi -Shalallahu alaihi wa salam-, maka pemerintah saudi menangkap hasan farhan almaliki.
Syaikh Dr. Abdurrahman al-Dimisyqiyyah menyebutkan bahwa protes almaliki atas putusan pengadilan saudi dan ucapan selamat atas kejahatan milisi al-Khutsiyyin yaman, kedua hal ini menjadi sebab ditangkapnya almaliki.