DR. ABDURRAHMAN AL-BALUSYI: MAWLANA MAWLAWI ISHAQ MADANI WAKIL IRAN ADALAH PENGKHIANAT AHLUSSUNNAH!

Senin 5 November 2012 diadakan Seminar internasional di Universitas Muslim di Makassar Sulawesi. Para pemateri yang hadir dalam Seminar Internasional Persatuan Umat Islam Dunia, di Auditorium Al Jibra, Universitas Muslim Indonesia adalah Wakil Menteri Agama RI Prof Dr Nasaruddin Umar yang sekaligus membuka seminar, Sekretaris Jenderal Majma’ Taqrib Baynal Madzahib (Lembaga Pendekatan Antar Mazhab) Ayatullah Muhammad Ali Taskhiri, Ulama Sunni yang menjadi penasehat Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad, Syekh Maulawi Ishak Madani, Ketua MUI Pusat Prof Dr KH Umar Shihab, Ketua Dewan Pakar dan Cendikiawan Muslim Dunia Prof Dr KH Hasyim Muzadi serta Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Prof Dr KH Din Syamsuddin. Seminar tersebut turut dihadiri Duta Besar Republik Islam Iran Mahmoud Farazandeh beserta sejumlah atasenya, tokoh-tokoh Islam di Sulsel dan para aktivis muslim Sunni mau pun Syiah.

Ayatullah Ali Taskhiri dan Syekh Maulawi Ishak Madani mengapit Prof. Dr. Umar Syihab

Di seminar itu Syekh Maulawi Ishak Madani mengatakan dalam Mazhab Sunni dan mazhab Syiah masih terdapat oknum atau bahkan kelompok yang seringkali mengklaim kebenaran mazhabnya. Namun yang disayangkan, pendapat dari kelompok ini yang seringkali dijadikan sandaran untuk menilai sebuah mazhab.

Dia mencontohkan, Syiah seringkali dituding memiliki ajaran yang mencaci sahabat Nabi saw atau memiliki Alquran yang berbeda. Syekh Maulawi yang merupakan Ulama Sunni di Iran ini pun mengatakan semua itu hanya propaganda dari orang-orang yang disebut Ahmaq (bodoh).
“Iran adalah representasi negara Syiah terbesar di dunia. Tapi 30 tahun saya tinggal di sana sebagai Sunni, tak pernah sekali pun saya melihat televisi atau mendengar radio yang menyebarkan kebencian terhadap Sahabat Nabi Muhammad saw. Dan kami (Sunni) diperlakukan secara terhormat oleh mayoritas Syiah di sana,” kuncinya.

Komentar Gensyiah: naudzubillah dari kehinaan. Apakah bukan sebaliknya? Apa tidak mungkin yang ahmaq itu yang membodohi dan mengkhianati ahlussunnah?
Syaikh Dr. Abu al-Muntashir al-Balusyi (pejuang sunnah dari Iran) bersaksi:

اسحاق مدني فهو معروف لكنه منذ بداية الثورة الى الان باع دينه ودنياه بثمن بخس وقلت له مرة لما زرته لماذا تفعل هذا فاجاب وكان صريحا جدا : نريد ان نعيش نريد الرزق فقلت له لماذا تكذب وانت تعرف ان اهل السنة يتعرضون لاشد انواع القمع قال : نريد لقمة العيش والحياة برغد . فمعنى ذلك ان هذا رجل لا يأبه لدينه ولا يخشى الله تعالى واكبر همه ان يملأ بطنه فهذا وامثاله لايمثلون اهل السنة في ايران وهم في قرارة انفسهم ساخطون عما يفعلون بل منهم من يحتقر نفسه ولا حول ولا قوة بالله .

“Ishaq madani ini terkenal akan tetapi sejak permulaan revolusi hingga sekarang dia menjual agamanya dan dunianya dengan harga murah. Sekali saya katakan kepadanya saat saya mengunjunginya: mengapa engkau melakukan ini?
Dia menjawab dengan lantang sekali: kami ingin hidup, kami ingin rizki.

Saya katakan: mengapa engkau berdusta, sedangkan kamu tahu bahwa ahlussunnah mengalami penindasan yang sangat berat?
Dia menjawab: kami ingin sesuap nasi dan kehidupan yang makmur.

Ini artinya, orang ini (ishaq madani) adalah orang yang tidak peduli pada agamanya dan tidak takut kepada Allah. Urusannya yang paling besar adalah membesarkan perutnya. Maka orang seperti dia tidak mewakili ahlussunnah iran. Mereka dalam dirinya murka terhadap apa yang mereka lakukan bahkan diantara mereka ada yang merendahkan dirinya sendiri. La hawla wala quwwata lla billah.

Demikian kesaksian syekh abul Muntashir al-Balusyi. Pada makalah berikutnya akan kita sebutkan diantara pengkhianatan Mawlawi ishaq madani ini.

Hati-hatilah wahai ahlussunnah dari para pengkhianat dan ulama su’.
Kita ingin bertanya kepada syiah Indonesia yang menerbitkan buku putih madzhab syiah Indonesia: apakah mawlana mawlawi madani ini termasuk ulama sultan? Ulama penguasa? Ulama kerajaan yang ucapannya wajib dicampakkan?!!!!
Saya tunggu jawaban setiap syiah jika bisa menjawab!

(Visited 1 visits today)
3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*