BUKTI KE 8 : VIDEO RESMI, REPUBLIK IRAN MELARANG PENDIRIAN MASJID SUNNI DI TEHERAN (TAK TERBANTAHKAN!!!)

Kita pernah menurunkan makalah membuktikan bahwa di Teheran tidak ada masjid ahlussunnah waljamaah sementara yahudi , nasrani dan lainnya memiliki tempat ibadah yang banyak. Di situ kami buktikan dengan 7 bukti. Silakan dirujuk kembali:
https://www.gensyiah.com/buku-putih-madzhab-syiah-berkata-dusta-ada-9-masjid-sunni-di-teheran.html
kini kita hadirkan pernyataan tegas dan kesakssian Syaikh Abdullah Nafisi al-Kuwaiti bahwa setelah beliau ke Iran dan investigasi menanyakan kepada umat islam bahwa mereka tidak punya masjid, lalu menanyakan kepada yahudi dan nasrani yang masing- masing menjawab punya rumah ibadah banyak. Yahudi punya empat atau lima.
Setelah pulang Syaikh Abdullah mengundang duta besar iran di Kuwait namanya ali jannati .
Dia datang dengan sopir dan satu pengawal. Lalu diminta sopir tetap di mobil dan yang masuk ali jannati dan temannya.
Setelah mukaddimah dan basa-basi syaikh berkata:
Syaikh: saya ada permintaan
Dubes Iran: silakan
Syaikh: kami orang-orang Kuwait telah mengumpulkan uang untuk membangun masjid. Kita ingin membeli tanah di teheran untuk kita bangun masjid di atasnya. Saya ingin anda menulis surat rekomendasi yang isinya bahwa yang membawa surat ini namanya fulan nafisi, tolong dipermudah urusannya dalam hal ini dan itu….
Dubes (mendengar itu dubes langsung tertawa terbahak-bahak.)
Syaikh:( setelah itu syaikh bertanya) apa jawab anda, anda member surat rekom apa tidak?
Dubes: tidak mungkin… ada qarar (keputusan) dari pemimpin kami , dia atas, bahwa tidak mungkin bagi sunni membangun masjid di Teheran!
(Syaikh menerangkan: tidak mungkin dari pasal manapun)
Dubes: orang pertama yang akan menolak permohonan ini adalah ayahku “Ahmad Jannati” Khathib Jumat di Teheran dan anggota dewan pakar)
Syaikh: mengapa?
Dubes: ya sudah menjadi keputusan! Kami tidak mengizinkan kalian ahlussunnah untuk memiliki masjid di Teheran.
Syaikh: kalau begitu kalian bukan republic islam, tapi republic iran! Maka saya nasehtakan pada kalian : buang kata republic islam, ganti dengan republic iran!
Dan saya akan mengundurkan diri dari keanggotaan “perhimpunan internasional untuk taqrib antara madzhab-madzhab islam” dan saya akan keliling kemana-mana untuk mengabarkan ini bahwa Iran adalah Republik iran bukan republic Islam. dan saya akan bekerja atas dasar ini.”

Inilah kisah beralihnya Syaikh Abdullah nafisi dari taqrib sunnah syiah.
SILAKAN SIMAK VIDEO BERIKUT

(Visited 1 visits today)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*