SYAIKH AKRAM ZIYADAH : MASA DEPAN SURIA PASTI CERAH!

syeik-akram

Gen Syi’ah – Salah satu guru kami yaitu Syaikh Akram bin Muhammad Ziyadah al-Falluji (murid Syaikh Al-Albani yang menonjol) menyampaikan fatwanya soal perjuangan di Suria (Pejuang kemerdekaan Suriah melawan Syi’ah Nushoriyyah) melalui situsnya. Beberapa hari yang lalu saat beliau dan Syekh Ali al-Halabi dan Syekh Dr. Muhammad Musa Alu an-Nashr mengisi daurah manhajiyyah wa da’awiyyah wa Aqadiyyah di cisarua Bogor, Syekh Ali menyampaikan bahwa Basyar asad tidak perlu dikafirkan (keluar dari islam) sebab ia tidak pernah masuk Islam! Artinya Basyar itu zindiq!

foto  ”ندوة علمية للتعريف بالدعوة السلفية”

Syeikh Aliy al Halabiy (Kiri), Syeikh Akram Ziyadah (tengah), Syeikh Musa Alu Nashr (Kanan)

 

Berikut yang beliau muat dalam situsnya

Pertanyaan:
telah datang tiga pertanyaan tentang peristiwa Suriah yang intinya: Bagaimana pandangan Anda tentang apa yang sedang terjadi di Suriah?
Jawab:

Jawaban Pertanyaan Seminar tentang “Pengenalan Dakwah Salafiyah » yang Diadakan di masjid Ibrahim al-Hajj Hassan pada Sabtu malam Minggu malam, 26/6/1432 H yang saya janjikan kepada para penanya untuk menjawabnya (11/12/13).
Saudara tercinta!
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته ومغفرته وبعد

Pertanyaan Anda:
Apa yang terjadi di Suriah?

Jawabannya:

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam atas Rasul-Nya Quran:
Suriah Bagi kaum Salafiyyin (ahlussunnah pengikut salaf Shalih), terutama di negeri Syam adalah seperti seorang ibu.
berbuat baik kepadanya adalah wajib dan berbuat ihsan kepadanya adalah fardhu.
Orang-orang di Suriah adalah saudara kita dan saudara-saudara sekandung kita dan apa yang mengikat kita dengan mereka dari hubungan darah dan kekerabatan dekat atau mirip dengan apa yang mengikat kita dengan mereka dari ikatan islam dan akidah dan agama.
Sebagaimana kita tidak terima tentang pembunuhan saudara-saudara kita yang berdamai, juga tidak terima dengan penyiksaan mereka dan penangkapan mereka.
Kami menuntut pertanggungjawaban setiap yang berbuat kejahatan dengan kejahatan apa pun terhadap mereka.
Kami tidak menerima penyebaran kerusakan dan penonaktifan kepentingan umum, dan berbuat sesuatu yang mengguncang keamanan negeri.
Kami sangat yakin denngan masa depan Suria yang cerah dalam kemenangan Islam dan umat Islam dengan sabda Nabi -Shalallawu alaihi wasalam-:

إِنَّ فُسْطَاطَ الْمُسْلِمِينَ يَوْمَ الْمَلْحَمَةِ بِالْغُوطَةِ إِلَى جَانِبِ مَدِينَةٍ يُقَالُ لَهَا دِمَشْقُ مِنْ خَيْرِ مَدَائِنِ الشَّامِ

«Sesungguhnya markas (perkemahan) pasukan Muslim pada saat terjadi perang besar ada di Ghuthah dekat kota yang disebut kota Damaskus dari sebaik-baik kota di Syam.”
Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan lain-lain dari Abu Darda dan dishahihkan syekh Albani putera Damaskus

{فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاء وَأَمَّا مَا يَنفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الأَرْضِ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللّهُ الأَمْثَال}

[الرعد:17]

Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, Maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan (Al-Rad: 17)
Wallahu a’lam. Semoga shalawat dan salam tercurah untuk Nabi Muhammad dan keluarganya dan sahabatnya.

http://ziyadeh.com/frontpage?page=4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>