Gen Syi'ah

Membongkar Kejahatan Syiah terhadap Islam

RSS Feeds

  • Home
  • Buku Tamu
  • Pengantar
  • Arsip

Kedzaliman terhadap Al-Qur’an

Aug 14th

Diposting oleh Abu Hamzah di Bantahan

Tidak ada Komentar

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 12)

konstektual Kedzaliman terhadap Al Qur’an12. Ulil kemudian dengan mantapanya berkata: “Saya hanya mencoba merumuskan masalahnya secara “lain” dalam konteks tantangan baru yang kita hadapi sekarang ini. Suatu cara pandang baru yang radikal, memang benar-benar harus diajukan untuk mengubah cara pandang yang kalau boleh ingin saya sebut sebagai “bibliolatristik” (alenia 8)

Disini saya haya ingin mengingatkan sekali lagi bahwa penggunaan istilah “bibliolatristik” untuk ilmu al-Qur`an dan sunnah adalah kedzaliman yang nyata, karena al-Qur`an yang suci diserupakan dengan Bible yang dipalsu, kaum musimin yang taat kepada Allah dan rasul-Nya disamakan dengan umat yang syirik kepada Allah dan kufur kepada rasul-Nya, dan ilmu al-Qur`an disamakan dengan ilmu Injil, al-Qur`an yang universal disamakan dengan Injil yang telah dihapus masa berlakunya.

alquran, bantahan, dzalim, go beyond text, islam, ulil

Ayat-ayat Kauniyah dalam Al-Qur’an

Aug 14th

Diposting oleh Abu Hamzah di Bantahan

Tidak ada Komentar

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 11)

konstektual Ayat ayat Kauniyah dalam Al Qur’an11. Di akhir alenia 7 Ulil menyebutkan bahwa, “al-Qur`an itu adalah wahyu eksplisit yang memerlukan adanya wahyu implisit yaitu konteks dengan mediasi akal.” Lalu Ulil mengatakan; “Dalam penggunaan yang lebih popular, dikenal dua istilah; ayat-ayat Qauliyah dan ayat-ayat kauniyah. Saya pernah menggunakan istilah wahyu verbal dan wahyu non verbal. Keduanya harus saling mengandaikan dan mensyaratkan.”

Ulil banyak mempermainkan al-Qur`an dengan istilah-istilah baru yang rusak sebagaimana yang kami terangkan pada bagian-bagian terdahulu. Disamping itu Ulil sering melakukan kecurangan dan pengaburan; ayat-ayat kauniyah bukanlah padanan dari wahyu implisit atau wahyu non verbal buatan Ulil, yang diartikan dengan konteks masyarakat dan pengalaman manusia. Sedangkan ayat-ayat kauniyah adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada dalam kaun (alam) berikut ini perbedaan kauniyah dengan konteks. More >

alquran, ayat kauniyah, bantahan, go beyond text, islam, syariat, ulil

Al Qur’an dan As Sunnah bersifat Universal dan Komprehensif

Aug 13th

Diposting oleh Abu Hamzah di Bantahan

Tidak ada Komentar

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 10)

konstektual Al Qur’an dan As Sunnah bersifat Universal dan Komprehensif10 . Setelah berteduh di bawah bayang-bayang orang yang tidak jelas tersebut, Ulil keluar dengan membawa kesimpulan “saya kira, “batu-batu bata” argumen yang telah dimulai oleh pemikir-pemikir muslim modern itu sudah cukup membawa kita untuk meninjau ulang cara kita membaca “ayat-ayat al-Qur’an atau sunnah” (alinea 7)

Sekali lagi Ulil yang tidak mau menerima teks-teks al-Qur’an, al-Sunnah dan Aqwal ulama, ternyata menelan mentah-mentah teks-teks ucapan beberapa orang yang pikirannya menyimpang dan tidak wajar.

Di sini akan saya paparkan beberapa keterangan ahli ilmu tentang kaidah qath’i dan zhanni berikut hukum orang yang mengingkarinya.

  1. Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah berkata:
    “Nushush (teks-teks) al-Qur`an dan sunnah bersifat “Ammah” (universal) dan Syamilah (komprehensif), tidak ada satu hukum-pun yang keluar dari padanya. Tetapi dilalah nushush (petunjuk nash-nash ini) ada dua macam; hakikiyah (esensial, substansial) dan idhafiyah (tambahan, relatif). Dilalah (petunjuk) yang hakiki mengikut kepada maksud dan kehendak mutakallim (pembicara), dilalah ini tidak berbeda-beda. Sedangkan dilalah idhafiyah adalah mengikut kepada pemahaman orang yang mendengar, pengetahuannya, ketajaman pikiran, kemampuan, kejernihan hati dan penguasaannya terhadap lafadz-lafadz dan tingkatan-tingkatannya. Dilalah ini berbeda-beda sesuai dengan perbedaan potensi yang ada pada para pendengar.’[1] More >
alquran, bantahan, go beyond text, islam, Qath’i, syariat, tradisi, ulil, ushul fiqh, Zhanni

Penolakan terhadap Prinsip-prinsip Ajaran Islam

Aug 13th

Diposting oleh Abu Hamzah di Bantahan

Tidak ada Komentar

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 9)



konstektual Penolakan terhadap Prinsip prinsip Ajaran Islam9. Kemudian pada alinea 6, Ulil menyebut beberapa nama orang yang menjadi nenek moyangnya dalam menolak prinsip-prinsip ajaran Islam; Qath’i dan Zhanni, mereka itu adalah: Fazlur Rahman (Pakistan-Amerika; 1919-1988) penggagas etika al-Qur’an dan semangat moral al-Qur’an[1], Mahmud Muhammad Thaha (Sudan, kira-kira 1910-1985) yang dihukum mati karena kesesatan pemikirannya yang mengatakan bahwa ayat-ayat Makkiyah harus lebih diutamakan dari pada ayat-ayat madaniyah yang temporal dan kondisional[2], Abdullah Ahmad an-Na’im (Sudan-Amerika, lahir 1946), penerus Mahmud Muhammad Thaha yang berjuang untuk “memperbaharui” syari’at Islam guna mendukung deklarasi universal HAM[3] dan Masdar F. Mas’udi (alumni IAIN Jogya), penggagas agar ibadah haji tiap tahun waktunya diperluas bukan hanya Dzulhijjah saja, tetapi meliputi Syawal, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah[4]


[1] Charles Kurzman, Wacana Islam Liberal (Jakarta, Paramadina, 2001), hal. 542

[2] Ibid, hal. 456

[3] Ibid, hal. 369,381

[4] Hartono Ahmad Jaiz, Bahaya Islam Liberal (Jakarta, Pustaka al-Kautsar, 2002), hal. 75

alquran, bantahan, go beyond text, islam, Qath’i, syariat, tradisi, ulil, ushul fiqh, Zhanni

Memahami al-Qur’an dengan pendekatan Rasulullah

Aug 12th

Diposting oleh Abu Hamzah di Bantahan

Tidak ada Komentar

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 8)

konstektual Memahami al Qur’an dengan pendekatan Rasulullah8. Lagi-lagi dengan congkaknya Ulil datang bagaikan pahlawan atau malah justru seperti Musailamah al-Kadzdzab yang membuat tandingan  syahadat محمد رسول الله menjadi مسيلمة رسول الله . pasalnya Ulil berkata “Tetapi justru di sinilah saya hendak mengemukakan pandangan lain, yaitu keharusan melakukan “paradigma Shift”, atau pembalikan paradigma. Bagi saya, teori tentang qath’i dan zhanni tidak bisa lagi dipertahankan lagi sebagai sekedar teori tentang “kata”, tetapi harus menjadi teori tentang nilai. Diskursus mengenai nilai dan teori nilai tampaknya kurang dikembangkan dengan serius oleh sarjana muslim, baik klasik atau modern” (alinea 5).

Ulil menolak untuk memahami al-Qur’an dengan kaidah-kaidah bahasa Arab, mengapa?, karena Ulil telah mengingkari adanya hukum Allah. Memahami al-Qur’an dengan pendekatan Rasulullah shollalllohu ‘alaihi wa sallam  akan menghasilkan hukum yang berisikan perintah-perintah dan larangan, menghasilkan 5 macam hukum syar’i (wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram), mengetahui halal dan haram, membedakan taat dan maksiat, antara makruf dan munkar, tauhid dan syirik, iman dan kufur,Islam dan Riddah. Maka untuk menghindari ini, ia merusak kaidah bahasa dan menggantinya dengan kaidah nilai. Ia mempertentangkan antara hukum (syari’at) dan nilai, padahal syari’at Islam menggabungkan antara hukum dengan nilai. Syaikh Islam Ibn Taimiyah menjelaskan: “Syari’at (ajaran) itu ada tiga macam: Syari’at ‘Adl (hukum yang adil) saja, Syari’at fadhl (ajaran keutamaan, moral) saja, dan syari’at yang menggabungkan antara ‘Adl (hukum) dan Fadl (moral), ia mewajibkan keadilan dan menganjurkan keutamaan. Inilah yang paling sempurna dari ketiga macam syari’at tadi yaitu syari’at al-Qur’an yang menggabungkan antara ‘Adl dan Fadhl. Karena itu syari’at Taurat didominasi oleh kekerasan dan syari’at Injil dikusai oleh kelembutan. Sedangkan syari’at al-Qur’an adalah mu’tadilah (imbang) jami’ah (menggabungkan) antara kekerasan dan kelembutan.”[1] More >

alquran, bantahan, go beyond text, ulil
«12345»10...Akhir »
  • fakta-syiah-palestina-dvd
    • Komentar Terbaru
    • Artikel Populer
    • Arsip
    • Tags
    • Kategori
    • Artikel (26)
    • Bantahan (34)
    • Buku (45)
    • Info (10)
    • Syi'ah (2)
    ahlul bait ahlus sunnah ali alquran aqidah Artikel bantahan buku gen syiah Ghadir Khum go beyond text Hukum Tuhan islam israel jihad kawin kontrak kawin siri keluarga makalah mutah nabi nama nasab negara nikah nikah sirri palestina pohon Qath’i saba sejarah siri sirri syariat syi'ah syi’ah teroris tradisi tragedi ulama ulil ushul fiqh yahudi Zhanni zionis
    • August 2010 (14)
    • July 2010 (4)
    • June 2010 (5)
    • May 2010 (2)
    • April 2010 (4)
    • March 2010 (3)
    • February 2010 (4)
    • January 2010 (9)
    • December 2009 (3)
    • November 2009 (3)
    • October 2009 (3)
    • September 2009 (2)
    • August 2009 (7)
    • July 2009 (13)
    • June 2009 (11)
    • May 2009 (8)
    • Dialog Terbuka Antara Jaringan Islam Liberal Dan Forum Kiai Muda Jawa Timur (16)
    • Fatwa Syeikhul Islam Tentang Golongan Syi’ah Yang Telah Dikalahkan (13)
    • Iran Membunuh Dua Ulama Sunni (12)
    • Nikah Mut’ah (9)
    • KOMENTAR MANIS (8)
    • DVD Peran Syi’ah dalam Tragedi Palestina (7)
    • Abu l-Hasan Al-Asy’ari Imam Yang Terdzalimi (6)
    • Pengantar Buku Gen Syi’ah (6)
    • KOMENTAR MANIS bag.2 (5)
    • fatwa para imam dan ulama umat Islam perihal Syi’ah (4)
    • st.arifah: assalamu`alaikum.wr.wb.bagaimana menurut ustadz apabila ana berada di...
    • Yusuf al-Fajri: Asslm. syukron untuk bantahan syubhatnya.. semoga orang-orang liberal itu...
    • Toni: wah....sayang dalam bahasa arab ya? ada yang dalam bahasa Indonesia nggak?...
    • Toni: Orang2 liberal ini gak ada otaknya, berkoar demi dolar yg disalurkan kepada...
    • Toni: Sebelum ini saya beli buku di jakarta dgn judul Assyi'ah Hum Ahlussunah (Syi'ah...
    • Toni: Saya kerja di Saudi, dan banyak dengar ttg syi'ah, kadang PRT kita yg kerja dgn...
    • JUNAEDI: Kalau faktanya sekarang ini negeri yang terdepan memerangi zionis adalah Iran...
    • Toni: Saya pernah beli buku dan membacanya, judulnya As Syi'ah Hum Ahlussunah...
  • Artikel Terbaru

    • Skandal Seks Manaf an-Naji, Orang Utama dan Wakil Imam Syi’ah tertinggi
    • 200 Syubhat Syiah dan Bantahannya
    • Halal Haram dalam Agama Syiah
    • Hukum mendustakan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam
    • Hikmatut Tasyri’ dipelajari untuk Menguatkan Syari’at
    • Kedzaliman terhadap Al-Qur’an
    • Ayat-ayat Kauniyah dalam Al-Qur’an
    • Al Qur’an dan As Sunnah bersifat Universal dan Komprehensif
    • Penolakan terhadap Prinsip-prinsip Ajaran Islam
    • Memahami al-Qur’an dengan pendekatan Rasulullah
  • Statistik Hari Ini
    50 (88 %) 102 (94 %)
    5 (9 %) 5 (5 %)
    1 (2 %) 1 (1 %)
    1 (2 %) 1 (1 %)
    457109
    • Situs Terkait

      • albainah.net
      • alburhan.com
      • almabarrah.net
      • alrased.net
      • alsofwah.or.id
      • altanweer.net
      • fnoor.com
      • frqan.com
      • hakekat.com
      • haqeeqa.com
      • muslim.or.id
      • nahimunkar.com
      • qiblati.com
      • syiahindonesia.com
      • waspadailah.com
    • Artikel yang Lain

      • Makna Syari'at
      • Sikap Ahlul Bait Terhadap Khulafa’ Rasyidun
      • Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (3)
      • GERAKAN SABA’IYAH
      • Lounching www.rasoulallah.net
      • SYI’AH MENYALAHI AHLUL BAIT
      • PERTUMBUHAN SYI’AH – Buku Gen Syi’ah
      • Foto-foto Ghadir Khum
      • Perbesanan (Mushaharah) Antara Ahlul Bait Dengan Anak Keturunan Paman-paman Mereka
      • Buku Gen Syi'ah
    • Artikel Populer

      • Nikah Mut’ah (1404)
      • Iran Membunuh Dua Ulama Sunni (1251)
      • Dialog Terbuka Antara Jaringan Islam Liberal Dan Forum Kiai Muda Jawa Timur (1020)
      • Fatwa Syeikhul Islam Tentang Golongan Syi’ah Yang Telah Dikalahkan (960)
      • MADZHAB AL-ASY’ARI, BENARKAH AHLUSSUNNAH WALJAMA’AH (928)
      • Abu l-Hasan Al-Asy’ari Imam Yang Terdzalimi (928)
      • Pengantar Buku Gen Syi’ah (550)
      • DVD Peran Syi’ah dalam Tragedi Palestina (523)
      • Palestina, diantara teroris yahudi dan teroris Rafidhah (508)
      • Nama-nama yang dicintai oleh Imam Ali dan Putra-putranya (505)
RSS Feeds XHTML 1.1 Top