<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Komentar Manis</title>
	<atom:link href="http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html</link>
	<description>Membongkar Kejahatan Syiah terhadap Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 08:04:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: thirdprince</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-1338</link>
		<dc:creator>thirdprince</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Nov 2010 08:41:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-1338</guid>
		<description>Bismillah.
Ust. Abu Hamzah.
Karena situs ini membahas tentang syiah, bagaimana kalau blognya secondprince di bahas juga di situs ini.
Semoga Alloh ta&#039;ala menjaga antum Ust.
Baarokallohu fiikum


&lt;blockquote&gt;Bismillah. Terimakasih atas infonya. Dengan izin Allah sesuai dengan kesempatan

&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah.<br />
Ust. Abu Hamzah.<br />
Karena situs ini membahas tentang syiah, bagaimana kalau blognya secondprince di bahas juga di situs ini.<br />
Semoga Alloh ta&#8217;ala menjaga antum Ust.<br />
Baarokallohu fiikum</p>
<blockquote><p>Bismillah. Terimakasih atas infonya. Dengan izin Allah sesuai dengan kesempatan</p>
<blockquote></blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ibnu zainudin</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-1169</link>
		<dc:creator>ibnu zainudin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 03:34:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-1169</guid>
		<description>untuk Pa Ahmad Yani.. proporsional pa.. ada saat lembut selembut kapas.. ada saatnya keras seteguh karang.. seperti Rosululloh solallahu &#039;alaihi wassalam mengisyaratkan seorang muslim dengan lebah..
ingat ceramah KH Zainudin MZ ceramah ttg lebah tempo dulu ?



&lt;blockquote&gt;ya, jadilah kita ini lebah&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk Pa Ahmad Yani.. proporsional pa.. ada saat lembut selembut kapas.. ada saatnya keras seteguh karang.. seperti Rosululloh solallahu &#8216;alaihi wassalam mengisyaratkan seorang muslim dengan lebah..<br />
ingat ceramah KH Zainudin MZ ceramah ttg lebah tempo dulu ?</p>
<blockquote><p>ya, jadilah kita ini lebah</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ibnu zainudin</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-1168</link>
		<dc:creator>ibnu zainudin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 03:27:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-1168</guid>
		<description>Syi&#039;ah... la&#039;natulloh &#039;alaihim



&lt;blockquote&gt;semoga Allah melaknat &lt;strong&gt;orang yang melaknat sahabat dan ummul mukminin&lt;/strong&gt;, meskipun bukan orang syiah&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syi&#8217;ah&#8230; la&#8217;natulloh &#8216;alaihim</p>
<blockquote><p>semoga Allah melaknat <strong>orang yang melaknat sahabat dan ummul mukminin</strong>, meskipun bukan orang syiah</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad yani</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-301</link>
		<dc:creator>Ahmad yani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 16:24:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-301</guid>
		<description>berarti ucapan kasar dan dzhalim  boleh kita lontarkan kepada orang kafir yang memusuhi islam ya ?

bukankah rasul mengajarkan unutk berakhlak baik sekalipun kepada musuh islam.
 
sebagai orang yg mencintai etika, saya tidak sependapat dengan ABU HAMZAH IBN QOMARI ABDUL GHANI

Ahmad yani.

&lt;blockquote&gt;bagus, pak Ahmad Yani boleh tidak sependapat dengan Abu Hamzah, tetapi Bapak harus benci dengan orang yang mencaci maki Istri-istri Nabi dan  para sahabat, dan wajib membela Nabi, keluarga, istri-istrinya dan para sahabatnya, jika tidak maka Bapak belum beretika dengan baik dan belum beragama dengan benar.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berarti ucapan kasar dan dzhalim  boleh kita lontarkan kepada orang kafir yang memusuhi islam ya ?</p>
<p>bukankah rasul mengajarkan unutk berakhlak baik sekalipun kepada musuh islam.</p>
<p>sebagai orang yg mencintai etika, saya tidak sependapat dengan ABU HAMZAH IBN QOMARI ABDUL GHANI</p>
<p>Ahmad yani.</p>
<blockquote><p>bagus, pak Ahmad Yani boleh tidak sependapat dengan Abu Hamzah, tetapi Bapak harus benci dengan orang yang mencaci maki Istri-istri Nabi dan  para sahabat, dan wajib membela Nabi, keluarga, istri-istrinya dan para sahabatnya, jika tidak maka Bapak belum beretika dengan baik dan belum beragama dengan benar.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dunkywiel</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-145</link>
		<dc:creator>dunkywiel</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 08:54:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-145</guid>
		<description>Demi zat yang telah menjadikan alam semesta ini dengan kesempurnaan yang tiada bandingnya, Semoga yang Maha Sempurna lagi Bijaksana memberikan amanahnya kepada kita semua untuk mencapai kesempurnaan tanpa saling menyakiti sesama umat Muhammad SAW.

Jika kita mencoba untuk mengerti sesuatu hal yang dianggap ganjil atau tdk masuk akal, alangkah baiknya jika tdk memberikan pendapat dikarenakan keterbatasan pengetahuan tentang keganjilan tersebut yang akhirnya akan menambah runcing hubungan persaudaraan antar saudara muslim (khususnya dilingkungan kita, Umumnya dinegara kita tercinta Indonesia).

Kepada saudara-saudaraku baik yang syiah maupun sunni, Keterbukaan dan rasa ingin tahu yang dalam dengan pikiran yang sehat dan hati yang bersih akan membawa kita kepada kedamaian, insya Allah kita sama-sama diridhoi oleh-Nya. Tidak ada satu pihakpun yang mengklaim bahwa aliran mereka adalah yang paling BENAR (kecuali diluar keyakinan KITA), karena masing-masing mempunyai pedoman yang dianggap paling benar. Tetapi sesungguhnya kebenaran itu milik Allah dan hanya yang Maha Mengetahuilah semua jawaban berada!! 

AYO BERSATU!!!


&lt;blockquote&gt;Diantara kebenaran milik Allah yang diwahyukan kepada Nabinya dan diwasiatkan kepada umatnya adalah:
 ((Ada haq ada batil. Menyerukan persatuan diatas al-haq itu benar dan terpuji. Sedangkan menyerukan persatuan diatas kebatilan adalah sesat dan tercela.
Begitu pula sesat dan tercela menyerukan untuk menyamakan yang haq dan yang batil, atau menyatukan antara yang haq dan yang batil.))
Menyerukan untuk mencintai sahabat nabi dan istri nabi adalah haq. Menyerukan untuk mencacai sahabat dan istri nabi adalah batil.
Menyamakan antara mencintai dan mencela sahabat dan istri nabi adalah batil.
Karena itu ayo bersatu untuk ngikuti yang haq dan membuang yang batil dan yang sesat!!!
Saya yakin anda pasti setuju dengan saya.
 
&quot;dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. &quot;(QS al-Baqarah :42)

&lt;blockquote&gt;



</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Demi zat yang telah menjadikan alam semesta ini dengan kesempurnaan yang tiada bandingnya, Semoga yang Maha Sempurna lagi Bijaksana memberikan amanahnya kepada kita semua untuk mencapai kesempurnaan tanpa saling menyakiti sesama umat Muhammad SAW.</p>
<p>Jika kita mencoba untuk mengerti sesuatu hal yang dianggap ganjil atau tdk masuk akal, alangkah baiknya jika tdk memberikan pendapat dikarenakan keterbatasan pengetahuan tentang keganjilan tersebut yang akhirnya akan menambah runcing hubungan persaudaraan antar saudara muslim (khususnya dilingkungan kita, Umumnya dinegara kita tercinta Indonesia).</p>
<p>Kepada saudara-saudaraku baik yang syiah maupun sunni, Keterbukaan dan rasa ingin tahu yang dalam dengan pikiran yang sehat dan hati yang bersih akan membawa kita kepada kedamaian, insya Allah kita sama-sama diridhoi oleh-Nya. Tidak ada satu pihakpun yang mengklaim bahwa aliran mereka adalah yang paling BENAR (kecuali diluar keyakinan KITA), karena masing-masing mempunyai pedoman yang dianggap paling benar. Tetapi sesungguhnya kebenaran itu milik Allah dan hanya yang Maha Mengetahuilah semua jawaban berada!! </p>
<p>AYO BERSATU!!!</p>
<blockquote><p>Diantara kebenaran milik Allah yang diwahyukan kepada Nabinya dan diwasiatkan kepada umatnya adalah:<br />
 ((Ada haq ada batil. Menyerukan persatuan diatas al-haq itu benar dan terpuji. Sedangkan menyerukan persatuan diatas kebatilan adalah sesat dan tercela.<br />
Begitu pula sesat dan tercela menyerukan untuk menyamakan yang haq dan yang batil, atau menyatukan antara yang haq dan yang batil.))<br />
Menyerukan untuk mencintai sahabat nabi dan istri nabi adalah haq. Menyerukan untuk mencacai sahabat dan istri nabi adalah batil.<br />
Menyamakan antara mencintai dan mencela sahabat dan istri nabi adalah batil.<br />
Karena itu ayo bersatu untuk ngikuti yang haq dan membuang yang batil dan yang sesat!!!<br />
Saya yakin anda pasti setuju dengan saya.</p>
<p>&#8220;dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. &#8220;(QS al-Baqarah :42)</p>
<blockquote></blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muhammad Sandi</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-143</link>
		<dc:creator>Muhammad Sandi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 01:54:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-143</guid>
		<description>Kalau Syi&#039;ah memang begitu adanya, sangat keji ucapan dan perbuatan mereka kepada Rasul, istrinya dan sahabat, andai mereka hidup di zaman Khulafaurosyidin pasti nggak akan segan-segan memerangi mereka. Mudah-mudahan Allah menghancurkan mereka atas kekejian mereka terhadap Rasul.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Syi&#8217;ah memang begitu adanya, sangat keji ucapan dan perbuatan mereka kepada Rasul, istrinya dan sahabat, andai mereka hidup di zaman Khulafaurosyidin pasti nggak akan segan-segan memerangi mereka. Mudah-mudahan Allah menghancurkan mereka atas kekejian mereka terhadap Rasul.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MrShiaa</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-101</link>
		<dc:creator>MrShiaa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 04:24:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-101</guid>
		<description>sikat terusssssssssssssss

itu bantahan katrok, ketauan dah kwalitas intelektual syiah.



&lt;blockquote dir=&quot;rtl&quot;&gt;
قال شيخ الإسلام ابن تيمية في منهاج السنة ج7 ص 172 :
[فإنه لا يعلم في طوائف أهل البدع أوهى من حجج الرافضة بخلاف المعتزلة و نحوهم فإن لهم حججا و أدلة قد تشبه على كثير من أهل العلم و العقل أما الرافضة فليس لهم حجة قط تنفق إلا على جاهل أو ظالم صاحب هوى يقبل ما يوافق هواه سواء كان حقا أو باطلا و لهذا يقال فيهم:
ليس لهم عقل و لا نقل و لا دين صحيح و لا دنيا منصورة
&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sikat terusssssssssssssss</p>
<p>itu bantahan katrok, ketauan dah kwalitas intelektual syiah.</p>
<blockquote dir="rtl"><p>
قال شيخ الإسلام ابن تيمية في منهاج السنة ج7 ص 172 :<br />
[فإنه لا يعلم في طوائف أهل البدع أوهى من حجج الرافضة بخلاف المعتزلة و نحوهم فإن لهم حججا و أدلة قد تشبه على كثير من أهل العلم و العقل أما الرافضة فليس لهم حجة قط تنفق إلا على جاهل أو ظالم صاحب هوى يقبل ما يوافق هواه سواء كان حقا أو باطلا و لهذا يقال فيهم:<br />
ليس لهم عقل و لا نقل و لا دين صحيح و لا دنيا منصورة
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Runcing Sadewa</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-81</link>
		<dc:creator>Runcing Sadewa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 04:15:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-81</guid>
		<description>yah, sangat benar. kita sangat tahu, syiah adalah yahudinya umat ini. dan dalam segala mereka sangat senang menyerupakan diri dengan yahudi. semoga kita selalu di jaga ma Alloh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah, sangat benar. kita sangat tahu, syiah adalah yahudinya umat ini. dan dalam segala mereka sangat senang menyerupakan diri dengan yahudi. semoga kita selalu di jaga ma Alloh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alfa</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/komentar-manis.html/comment-page-1#comment-10</link>
		<dc:creator>Alfa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 07:48:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=40#comment-10</guid>
		<description>a&#039;ankallahu ya ustadz.
orang bilang, maling teriak maling, itulah sunnatullah pada orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. termasuk klaim terhadap sunni bahwa mereka kasar dan zalim, sementara mereka tidak melihat masalah secara proporsional. sekarang aja, jika kita menjahati penjahat khususnya kalau bau-bau agama, maka pasti dunia dan seisinya akan teriak mengutuk dengan berdalihkan HAM dan sejenisnya, mereka tidak pernah ambil peduli sebab dan siapa biang keroknya. 
contoh, jika kita dicegat rampok yang bersenjata, bagaimanapun juga kita tidak boleh melawan yang menyebabkan hilangnya nyawa rampok tersebut. padahal mereka siap mati, sementara korban harus menaati aturan hukum yang berlaku. jika Islam difitnah dan diacak-acak, maka tidak boleh ada muslim yang membela, jika membela apalagi mendebat dengan bahasa ya, kasar dikit aja. seakan-akan semua Islam itu kasar, tanpa mempedulikan apa motifnya.
dari pada ngalor ngidul, ada satu realita yang perlu diperhatikan bersama, begitu bencinya Syi;ah kepada ibunda kaum mukminin Aisyah ra. sehingga mereka tidak sungkan-sungkannya melakukan seperti apa yang dijelaskan. pertanyaannya sekarang:
ibunda Aisyah itu istri Nabi saw, jika Aisyah seperti yang mereka tuduhkan atau yang mereka yakini, sebagaimana yang dikatakan oleh salah satu ulama mereka, &quot;Apa saja yang kamu katakan tentang Aisyah, pasti benar&quot; termasuk jika ada yang mengatakan, Aisyah kafir, murtad, wanita nakal dlsb, mengapa Nabi mau menikahinya? apakah Nabi takut kepada bapaknya, atau tidak tahu tentang hakikat istrinya yang buruk? atau nabi begitu menyintainya sehingga bersabar atas kerusakan akhlak istrinya? 
jika Nabi takut kepada bapak Aisyah (Abu Bakar ra) alasannya apa? dan sejak kapan nabi takut kepada abu Bakar ra?
jika Nabi tidak tahu hal ihwal istrinya, bahwa beliau telah menikah dengan wanita yang buruk bahkan kafir misalnya? la kok nelangsa amat ya? masak  Nabi ga tahu (padahal tiap ada kesalahan pasti Allah akan menegurnya) sementara orang Syi&#039;ah tahu?
dan jika Nabi saw begitu cinta aisyah sehingga apa saja yang dilakukan Aisyah (termasuk menghianati beliau, murtad, atau lainnya - seperti yang mereka yakini), berarti Nabi saw telah melakukan kesalahan besar, sebab beliau hanya mengikuti nafsu dengan mengorbankan agama. apa iya gitu? walah 
udah dulu ya, nyambung lagi insya Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>a&#8217;ankallahu ya ustadz.<br />
orang bilang, maling teriak maling, itulah sunnatullah pada orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. termasuk klaim terhadap sunni bahwa mereka kasar dan zalim, sementara mereka tidak melihat masalah secara proporsional. sekarang aja, jika kita menjahati penjahat khususnya kalau bau-bau agama, maka pasti dunia dan seisinya akan teriak mengutuk dengan berdalihkan HAM dan sejenisnya, mereka tidak pernah ambil peduli sebab dan siapa biang keroknya.<br />
contoh, jika kita dicegat rampok yang bersenjata, bagaimanapun juga kita tidak boleh melawan yang menyebabkan hilangnya nyawa rampok tersebut. padahal mereka siap mati, sementara korban harus menaati aturan hukum yang berlaku. jika Islam difitnah dan diacak-acak, maka tidak boleh ada muslim yang membela, jika membela apalagi mendebat dengan bahasa ya, kasar dikit aja. seakan-akan semua Islam itu kasar, tanpa mempedulikan apa motifnya.<br />
dari pada ngalor ngidul, ada satu realita yang perlu diperhatikan bersama, begitu bencinya Syi;ah kepada ibunda kaum mukminin Aisyah ra. sehingga mereka tidak sungkan-sungkannya melakukan seperti apa yang dijelaskan. pertanyaannya sekarang:<br />
ibunda Aisyah itu istri Nabi saw, jika Aisyah seperti yang mereka tuduhkan atau yang mereka yakini, sebagaimana yang dikatakan oleh salah satu ulama mereka, &#8220;Apa saja yang kamu katakan tentang Aisyah, pasti benar&#8221; termasuk jika ada yang mengatakan, Aisyah kafir, murtad, wanita nakal dlsb, mengapa Nabi mau menikahinya? apakah Nabi takut kepada bapaknya, atau tidak tahu tentang hakikat istrinya yang buruk? atau nabi begitu menyintainya sehingga bersabar atas kerusakan akhlak istrinya?<br />
jika Nabi takut kepada bapak Aisyah (Abu Bakar ra) alasannya apa? dan sejak kapan nabi takut kepada abu Bakar ra?<br />
jika Nabi tidak tahu hal ihwal istrinya, bahwa beliau telah menikah dengan wanita yang buruk bahkan kafir misalnya? la kok nelangsa amat ya? masak  Nabi ga tahu (padahal tiap ada kesalahan pasti Allah akan menegurnya) sementara orang Syi&#8217;ah tahu?<br />
dan jika Nabi saw begitu cinta aisyah sehingga apa saja yang dilakukan Aisyah (termasuk menghianati beliau, murtad, atau lainnya &#8211; seperti yang mereka yakini), berarti Nabi saw telah melakukan kesalahan besar, sebab beliau hanya mengikuti nafsu dengan mengorbankan agama. apa iya gitu? walah<br />
udah dulu ya, nyambung lagi insya Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

