<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: fatwa para imam dan ulama umat Islam perihal Syi’ah</title>
	<atom:link href="http://www.gensyiah.com/fatwa-para-imam-dan-ulama-umat-islam-perihal-syi%e2%80%99ah.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gensyiah.com/fatwa-para-imam-dan-ulama-umat-islam-perihal-syi%e2%80%99ah.html</link>
	<description>Membongkar Kejahatan Syiah terhadap Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 08:04:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: madjid</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/fatwa-para-imam-dan-ulama-umat-islam-perihal-syi%e2%80%99ah.html/comment-page-1#comment-729</link>
		<dc:creator>madjid</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 07:13:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=174#comment-729</guid>
		<description>memang secara dhahir tidak ada ayat  alquran yang menyebutkan bahwa imam ali merupakan khalifah setelah rosul........... akan tetapi ada ayat yang turun berkenaan kekhalifaan imam ali seperti ayat yang turun berkenaan ghadir khum &quot; Ayat Tabligh
&gt;&gt;.“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari manusia . Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (Q.S.Al-Ma’idah : 67)

    Ayat ini dinamakan Syi’ah sebagai ayat tabligh, karena menurut Syi’ah dengan ayat ini Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan hal yang sangat penting bagi umat islam yaitu penunjukkan dan pengangkatan Ali r.a sebagai pengganti beliau. Peristiwa pengangkatan ini menurut syi’ah terjadi di Ghadir Kum sepulang dari haji Wada’ tanggal 18 Dzulhijjah.
Kemudian mengenai literatur dalam sumber Sunni, Ulama Syiah cenderung menyatakan bahwa pendapat ini juga pendapat kebanyakan ahli tafsir Sunni. Hal ini yang dibantah oleh Penulis tersebut dalam menanggapi Syaikh Muhammad Mar’i al-Amin an-Antaki, seorang bekas Qadhi Besar Mazhab Syafi’i di Halab, Syria, seorang yang masuk syi’ah dalam karyanya Limadza Akhtartu Mahzab Ahlul Bayt (Mengapa aku memilih mahzab Ahlul Bait) . Dalam buku itu Syaikh Mar’i Al Amin berkata “Semua ahli Tafsir Sunnah dan Syi’ah bersepakat bahwa ayat ini diturunkan di Ghadir Khum mengenai ‘Ali AS bagi melaksanakan urusan Imamah.” lalu tulisnya lagi “…Aku berpendapat sebenarnya para ulama Islam telah bersepakat bahwa ayat al-Tabligh (Surah al-Maidah(5):67) telah diturunkan kepada ‘Ali AS secara khusus bagi mengukuhkan khalifah untuknya. Di hari tersebut riwayat hadith al-Ghadir adalah Mutawatir. Ianya telah diriwayatkan oleh semua ahli sejarah dan ahli Hadith dari berbagai golongan dan ianya telah diperakukan oleh ahli Hadith dari golongan Sunnah dan Syi’ah”.
kemudian setelah nabi sampaikan segala yang Allah perintahkan turunlah ayat&quot; alyaum akmaltu lakum dinakum wa atmamtu &#039;alaikum ni&#039;mati wa radhitu lakumul islama dina&quot;
&gt;&gt;allah juga berfirman&quot;sesungguhnya wali kalian adalah Allah da rosulnya dan orang2 yang beriman yang mendirikan sholat dan menunaikan zakat disaat rukuk.(qs.al-maidah;55)
dan semua mufassirin baik syiah maupun sunnah bersepakat bahwa satu2nya orang yang zakat diwaktu rukuk adalah imam ali.
sedangkan masalah imam ali kenapa dia tidak melawan saat kepemimpinanya direbut karena:
 1saat itu pengikut imam ali kurang dari 40 ,sedangkan rosul sebelum wafatnya berpesan klo kurang dari 40 jangan berperang 
2. karena klo imam ali melawan dan beliau wafat maka tidak ada yang akan menjaga agama Allah dan meneruskan risalah rosulullah.... karena rosul bersabda &quot; kholifah setelah ku ada 12 imam dan semuanya dari keturunan bani hasyim&quot;
giliran anda memaparkan dalil
فأتوا برهانكم إن كنتم صادقين



&lt;blockquote&gt;
Jawab:ا

Bismillahirrahmanirrahim.

Waduh! Syubhat Anda ini banyak sekali. Jadi kita bahas sebagian dulu ya. Nyicil dulu sebab kami sibuk, dan mungkin 20 hari akan sempat nanggapi lagi. Jadi mohon maf kalau menanggapi sebagian saja. Tapi sebagian itu sudah cukup untuk membuktikan batilnya akidah syiah.
 
&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;: ucapan Anda sudah cukup menggugurkan keyakinan anda sendiri. Anda mengatakan: &quot; &lt;strong&gt;memang secara dhahir tidak ada ayat alquran yang menyebutkan bahwa imam ali merupakan khalifah setelah rosul……….&quot;  Jadi antum mengakui kalau tidak ada ayat muhkam sebagai dalil, yang ada adalah mutasyabihat. Mengikuti mutasyabihat untuk keyakinan seperti ini adalah tanda zaighun (orang sesat) kata Allah&lt;/strong&gt;.

 

&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;:  masalah berdalil dengan hadits Ghadir khum maka ada banyak bantahannya

a. tidak ada dalam hadits ghadir isyarat sekecil apapun bahwa Nabi mengangkat Ali atau lainnya dari ahlil bait sebagai Khalifah atau imam. Sebab wurud hadits adalah karena ada beberapa orang yang berbicara menggunjing sahabat Ali radhiyallahu a&#039;nhu karena telah melarang mereka untuk menggunakan onta zakat dan meminta mereka mengembalikan perhiasan-perhiasan yang dilepaskan untuk mereka oleh wakilnya. Maka ketika nabi saw pulang dari haji di tempat yang namanya Ghadir Khum beliau berkhutbah membersihkan nama Ali dan meninggikan kedudukannya di sisinya agar hilang apa yang ada di hati banyak orang.

b. tidak ada seorang sahabat pun yang memahami dari hadits ini bahwa Ali ditunjuk menjadi khalifah, tidak secara tersurat maupun tersirat. Oleh karena itu saat mereka berkumpul di SAQIFAH BANI SAIDAH (waktu membaiat Khalifah Abu Bakar assiddiq ra) tidak ada seporang pun yang berhujjah dengan hadits ini, karena memang para sahabat ra memahami bahwa al-maula yang ada  hadits ini adalah untuk kecintaan dan kesetiaan. Bukan untuk imamah dan imarah. Bahkan Ali ra sendiri mengingkari orang yang memanggilnya dengan ya mawlana. Seandainya beliau memahami bahwa kata mawlana sinonim dari ya amirana ya imamana tentu beliau tidak mengingkari mereka.

c. antara peristiwa Ghadir dan wafat Nabi saw kira-kira hanya 70 hari, ini dengan ijma&#039;nya orang syiah sebab mereka mengatakan bahwa peristiwa itu tanggal 18 Dzulhijjah tahun 10. berdasarkan kesepakatan bahwa wafatnya Rasul tanggal 28 shafar tahun 11, jadi jaraknya hanya 70 hari. Apakah masuk akal jika seluruh sahabat dalam waktu yang singkat ini melupakan hadits ini?!!. Bagaimana mungkin 100 ribu sahabat itu- seperti yang diyakini syiah- setelah 70 hari saja melupakan baiat yang telah mereka lakukan bersama nabi mereka?!! Sungguh tidak ada duanya kejadian seperti ini dalam sejarah manusia!!!

Maka jika faktor untuk mengutip hadits itu ada dan penghalang dari itu tidak ada, tetapi tetap hadits itu tidak muncul maka ini menunjukkan kalau nash itu benar-benar tidak ada!!!

d.  kata mawla menurut ibnul atsir bisa berarti:

الرب والمالك والمنعم والناصر والمحب والحليف والعبد والمعتق وابن العم والصهر

&quot;Tuhan, Yang Memiliki, Yang memberi nikmat, penolong, mencintai, sekutu, hamba/budak, orang yang memerdekakan budak, saudara sepupu, dan menantu.&quot;

Kalau nabi saw ingin mengangkatnya menjadi khalifah tentu tidak menggunakan istilah yang mengandung banyak makna, lebih utama kalau nabi yang sangat fashih dan nashih itu mengatakan: &quot;Khalifah adalah Ali&quot;.

e. yang dimaksud dengan &quot;Man kuntu mawlahu fa aliyy mawlahu&quot;  adalah kecintaan dan kesetiaan serta wasiat untuk berbuat baik kepada ahlul bait, dan menjelaskan tingginya kedudukan ahlul bait. Tidak ada dalam redaksi maupun mafhumnya bahwa Ali adalah imam atau khalifah!

 

f. seandainya Nabi saw menginginkan awla tentu tidak akan mengatakan mawla akan tetapi akan mengatakan awla. Kalau kita mengalah bahwa maksud dari mawla adalah awla niscaya maksudnya adalah bukan wilayah, hukum dan kepemimpinan mengatur urusan kaum muslimin, karena Allah telah berfirman:

{ إن أولى الناس بإبراهيم للذين اتبعوه وهذا النبي والذين آمنوا والله ولي المؤمنين }

 

Maka apakah para pengikut Nabi Ibrahim menjadi pemimpin atas Nabi Ibrahim? Atau apakah para pengikut Ibrahim menjadi pemimpin semua?

g. sebagian ulama syiah sendiri menolak jika hadits Ghadir khum diartikan sebagai pernyataan atas imamah Ali setelah Rasulullah saw. An-Nuri al-Thubrusi berkata:

:&quot; لم يصرح النبي لعلي بالخلافة بعده بلا فصل في يوم الغدير وأشار إليها بكلام مجمل مشترك بين معان يحتاج في تعيين ما هو المقصود منها إلى قرائن

h. adapun riwayat dengan lafazh &quot;wa huwa waliyyukum min ba&#039;di&quot; maka telah didhaifkan oleh para pakar hadits. Ia datang dari 2 jalur, dalam sanadnya ada ja&#039;far ibn Sulaiman dan Ajlaj al-Kindiy yang sangat lemah.

 

Adapun tambahan min ba&#039;di maka kata al-Mubarakfuri adalah tambahan dari dua perawi syiah tadi. Kbeliau berkata:

 :&quot; والظاهر أن زيادة ( بعدي ) في هذا الحديث من وهم هذين الشيعيين جعفر بن سليمان والأجلح ويؤيده أن الإمام أحمد روى في مسنده هذا الحديث من عدة طرق ليست في واحدة منها هذه الزيادة

i. meskipun kita anggap benar misalnya maka hadits ini bertentangan dengan keyakinan orangh syiah sebab mereka meyakini keimamahan Ali semenjak Nabi masih hidup berdasarkan ayat

{ إنما وليكم الله ورسوله والذين آمنوا الذين يقيمون الصلاة ويؤتون الزكاة وهم راكعون

Lalu bagaimana ada tambahan &quot;min ba&#039;di?!&quot;

(AH) 9 R. Akhir 1431 H/ 25 Maret 2010
&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang secara dhahir tidak ada ayat  alquran yang menyebutkan bahwa imam ali merupakan khalifah setelah rosul&#8230;&#8230;&#8230;.. akan tetapi ada ayat yang turun berkenaan kekhalifaan imam ali seperti ayat yang turun berkenaan ghadir khum &#8221; Ayat Tabligh<br />
&gt;&gt;.“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari manusia . Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (Q.S.Al-Ma’idah : 67)</p>
<p>    Ayat ini dinamakan Syi’ah sebagai ayat tabligh, karena menurut Syi’ah dengan ayat ini Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan hal yang sangat penting bagi umat islam yaitu penunjukkan dan pengangkatan Ali r.a sebagai pengganti beliau. Peristiwa pengangkatan ini menurut syi’ah terjadi di Ghadir Kum sepulang dari haji Wada’ tanggal 18 Dzulhijjah.<br />
Kemudian mengenai literatur dalam sumber Sunni, Ulama Syiah cenderung menyatakan bahwa pendapat ini juga pendapat kebanyakan ahli tafsir Sunni. Hal ini yang dibantah oleh Penulis tersebut dalam menanggapi Syaikh Muhammad Mar’i al-Amin an-Antaki, seorang bekas Qadhi Besar Mazhab Syafi’i di Halab, Syria, seorang yang masuk syi’ah dalam karyanya Limadza Akhtartu Mahzab Ahlul Bayt (Mengapa aku memilih mahzab Ahlul Bait) . Dalam buku itu Syaikh Mar’i Al Amin berkata “Semua ahli Tafsir Sunnah dan Syi’ah bersepakat bahwa ayat ini diturunkan di Ghadir Khum mengenai ‘Ali AS bagi melaksanakan urusan Imamah.” lalu tulisnya lagi “…Aku berpendapat sebenarnya para ulama Islam telah bersepakat bahwa ayat al-Tabligh (Surah al-Maidah(5):67) telah diturunkan kepada ‘Ali AS secara khusus bagi mengukuhkan khalifah untuknya. Di hari tersebut riwayat hadith al-Ghadir adalah Mutawatir. Ianya telah diriwayatkan oleh semua ahli sejarah dan ahli Hadith dari berbagai golongan dan ianya telah diperakukan oleh ahli Hadith dari golongan Sunnah dan Syi’ah”.<br />
kemudian setelah nabi sampaikan segala yang Allah perintahkan turunlah ayat&#8221; alyaum akmaltu lakum dinakum wa atmamtu &#8216;alaikum ni&#8217;mati wa radhitu lakumul islama dina&#8221;<br />
&gt;&gt;allah juga berfirman&#8221;sesungguhnya wali kalian adalah Allah da rosulnya dan orang2 yang beriman yang mendirikan sholat dan menunaikan zakat disaat rukuk.(qs.al-maidah;55)<br />
dan semua mufassirin baik syiah maupun sunnah bersepakat bahwa satu2nya orang yang zakat diwaktu rukuk adalah imam ali.<br />
sedangkan masalah imam ali kenapa dia tidak melawan saat kepemimpinanya direbut karena:<br />
 1saat itu pengikut imam ali kurang dari 40 ,sedangkan rosul sebelum wafatnya berpesan klo kurang dari 40 jangan berperang<br />
2. karena klo imam ali melawan dan beliau wafat maka tidak ada yang akan menjaga agama Allah dan meneruskan risalah rosulullah&#8230;. karena rosul bersabda &#8221; kholifah setelah ku ada 12 imam dan semuanya dari keturunan bani hasyim&#8221;<br />
giliran anda memaparkan dalil<br />
فأتوا برهانكم إن كنتم صادقين</p>
<blockquote><p>
Jawab:ا</p>
<p>Bismillahirrahmanirrahim.</p>
<p>Waduh! Syubhat Anda ini banyak sekali. Jadi kita bahas sebagian dulu ya. Nyicil dulu sebab kami sibuk, dan mungkin 20 hari akan sempat nanggapi lagi. Jadi mohon maf kalau menanggapi sebagian saja. Tapi sebagian itu sudah cukup untuk membuktikan batilnya akidah syiah.</p>
<p><strong>Pertama</strong>: ucapan Anda sudah cukup menggugurkan keyakinan anda sendiri. Anda mengatakan: &#8221; <strong>memang secara dhahir tidak ada ayat alquran yang menyebutkan bahwa imam ali merupakan khalifah setelah rosul……….&#8221;  Jadi antum mengakui kalau tidak ada ayat muhkam sebagai dalil, yang ada adalah mutasyabihat. Mengikuti mutasyabihat untuk keyakinan seperti ini adalah tanda zaighun (orang sesat) kata Allah</strong>.</p>
<p><strong>Kedua</strong>:  masalah berdalil dengan hadits Ghadir khum maka ada banyak bantahannya</p>
<p>a. tidak ada dalam hadits ghadir isyarat sekecil apapun bahwa Nabi mengangkat Ali atau lainnya dari ahlil bait sebagai Khalifah atau imam. Sebab wurud hadits adalah karena ada beberapa orang yang berbicara menggunjing sahabat Ali radhiyallahu a&#8217;nhu karena telah melarang mereka untuk menggunakan onta zakat dan meminta mereka mengembalikan perhiasan-perhiasan yang dilepaskan untuk mereka oleh wakilnya. Maka ketika nabi saw pulang dari haji di tempat yang namanya Ghadir Khum beliau berkhutbah membersihkan nama Ali dan meninggikan kedudukannya di sisinya agar hilang apa yang ada di hati banyak orang.</p>
<p>b. tidak ada seorang sahabat pun yang memahami dari hadits ini bahwa Ali ditunjuk menjadi khalifah, tidak secara tersurat maupun tersirat. Oleh karena itu saat mereka berkumpul di SAQIFAH BANI SAIDAH (waktu membaiat Khalifah Abu Bakar assiddiq ra) tidak ada seporang pun yang berhujjah dengan hadits ini, karena memang para sahabat ra memahami bahwa al-maula yang ada  hadits ini adalah untuk kecintaan dan kesetiaan. Bukan untuk imamah dan imarah. Bahkan Ali ra sendiri mengingkari orang yang memanggilnya dengan ya mawlana. Seandainya beliau memahami bahwa kata mawlana sinonim dari ya amirana ya imamana tentu beliau tidak mengingkari mereka.</p>
<p>c. antara peristiwa Ghadir dan wafat Nabi saw kira-kira hanya 70 hari, ini dengan ijma&#8217;nya orang syiah sebab mereka mengatakan bahwa peristiwa itu tanggal 18 Dzulhijjah tahun 10. berdasarkan kesepakatan bahwa wafatnya Rasul tanggal 28 shafar tahun 11, jadi jaraknya hanya 70 hari. Apakah masuk akal jika seluruh sahabat dalam waktu yang singkat ini melupakan hadits ini?!!. Bagaimana mungkin 100 ribu sahabat itu- seperti yang diyakini syiah- setelah 70 hari saja melupakan baiat yang telah mereka lakukan bersama nabi mereka?!! Sungguh tidak ada duanya kejadian seperti ini dalam sejarah manusia!!!</p>
<p>Maka jika faktor untuk mengutip hadits itu ada dan penghalang dari itu tidak ada, tetapi tetap hadits itu tidak muncul maka ini menunjukkan kalau nash itu benar-benar tidak ada!!!</p>
<p>d.  kata mawla menurut ibnul atsir bisa berarti:</p>
<p>الرب والمالك والمنعم والناصر والمحب والحليف والعبد والمعتق وابن العم والصهر</p>
<p>&#8220;Tuhan, Yang Memiliki, Yang memberi nikmat, penolong, mencintai, sekutu, hamba/budak, orang yang memerdekakan budak, saudara sepupu, dan menantu.&#8221;</p>
<p>Kalau nabi saw ingin mengangkatnya menjadi khalifah tentu tidak menggunakan istilah yang mengandung banyak makna, lebih utama kalau nabi yang sangat fashih dan nashih itu mengatakan: &#8220;Khalifah adalah Ali&#8221;.</p>
<p>e. yang dimaksud dengan &#8220;Man kuntu mawlahu fa aliyy mawlahu&#8221;  adalah kecintaan dan kesetiaan serta wasiat untuk berbuat baik kepada ahlul bait, dan menjelaskan tingginya kedudukan ahlul bait. Tidak ada dalam redaksi maupun mafhumnya bahwa Ali adalah imam atau khalifah!</p>
<p>f. seandainya Nabi saw menginginkan awla tentu tidak akan mengatakan mawla akan tetapi akan mengatakan awla. Kalau kita mengalah bahwa maksud dari mawla adalah awla niscaya maksudnya adalah bukan wilayah, hukum dan kepemimpinan mengatur urusan kaum muslimin, karena Allah telah berfirman:</p>
<p>{ إن أولى الناس بإبراهيم للذين اتبعوه وهذا النبي والذين آمنوا والله ولي المؤمنين }</p>
<p>Maka apakah para pengikut Nabi Ibrahim menjadi pemimpin atas Nabi Ibrahim? Atau apakah para pengikut Ibrahim menjadi pemimpin semua?</p>
<p>g. sebagian ulama syiah sendiri menolak jika hadits Ghadir khum diartikan sebagai pernyataan atas imamah Ali setelah Rasulullah saw. An-Nuri al-Thubrusi berkata:</p>
<p>:&#8221; لم يصرح النبي لعلي بالخلافة بعده بلا فصل في يوم الغدير وأشار إليها بكلام مجمل مشترك بين معان يحتاج في تعيين ما هو المقصود منها إلى قرائن</p>
<p>h. adapun riwayat dengan lafazh &#8220;wa huwa waliyyukum min ba&#8217;di&#8221; maka telah didhaifkan oleh para pakar hadits. Ia datang dari 2 jalur, dalam sanadnya ada ja&#8217;far ibn Sulaiman dan Ajlaj al-Kindiy yang sangat lemah.</p>
<p>Adapun tambahan min ba&#8217;di maka kata al-Mubarakfuri adalah tambahan dari dua perawi syiah tadi. Kbeliau berkata:</p>
<p> :&#8221; والظاهر أن زيادة ( بعدي ) في هذا الحديث من وهم هذين الشيعيين جعفر بن سليمان والأجلح ويؤيده أن الإمام أحمد روى في مسنده هذا الحديث من عدة طرق ليست في واحدة منها هذه الزيادة</p>
<p>i. meskipun kita anggap benar misalnya maka hadits ini bertentangan dengan keyakinan orangh syiah sebab mereka meyakini keimamahan Ali semenjak Nabi masih hidup berdasarkan ayat</p>
<p>{ إنما وليكم الله ورسوله والذين آمنوا الذين يقيمون الصلاة ويؤتون الزكاة وهم راكعون</p>
<p>Lalu bagaimana ada tambahan &#8220;min ba&#8217;di?!&#8221;</p>
<p>(AH) 9 R. Akhir 1431 H/ 25 Maret 2010
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: madjid</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/fatwa-para-imam-dan-ulama-umat-islam-perihal-syi%e2%80%99ah.html/comment-page-1#comment-728</link>
		<dc:creator>madjid</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 10:43:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=174#comment-728</guid>
		<description>afwan ayat yang anda paparkan justru menjelaskan atau menekankan bahwa rosul itu harus tegas terhadap orang2 kafir tidak ada kompromi antara mereka org2 kafir 
sekarang yang menjadi masalah kenapa mereka ( abu bakar umar dll) berani merampas keduduka imam ali yang sebenarnya menjadi kholifah setelah rosul kok malah direbut oleh mereka???????????
bukannya rosul pernah bersabda &quot; ya ali anta minni bimanzilati harun min musa illa annahu la nbiyya ba&#039;di&quot; bukannya sudah jelas bahwa mereka itu munafik???????????
mereka telah mengingkari tragedi ghadir khum yaitu saat pengangkatan imam ali sbg khalifah setelah rosul......
juga mengapa mereka merampas tanah fadak yang telah beliau wariskan kepada sayyidah fatimah???????? sehingga membuat mereka ahlulbait marah terhadap mereka......
bukannya rosul bersabda&quot; fatimah bith&#039;atun minni man aghdlabaha faqad aghdlabani waman aghdlabani faqad aghdlaballah&quot; juga beliau bersabda &quot; mereka ahlullbaitku aku perang bagi siapa yang memerangi mereka dan damai terhadap yang damai dg mereka &quot;
itulah mengapa kami membeci sahabat2 yang munafik kepada Allah dan rosulNya....


&lt;blockquote&gt;
sudah kita katakan: &lt;strong&gt;akidah ahlussunnah secara tegas ada ayatnya&lt;/strong&gt;. maka tolong 
1. sebutkan ayat yang tegas yang menyatakan Ali radhiyallahu &#039;anhu sebagai imam setelah Rasul saw. jika tidak terbuktilah kalau akidah syiah itu bid&#039;ah bukan Islam.
2. imam Ali itu menurut Anda seorang pemberani atau pengecut? apakah ia rela mati demi mempertahankan iman ataukah dia meninggalkan wasiat Rasulullah karena takut manusia? maksud kami ketika ada yang merampas haknya apa yang dia lakukan? dia rela atau membela sampai titik darah penghabisan?

dua saja dulu. 

فأتوا برهانكم إن كنتم صادقين
datangkan buktimu jika kamu benar.
&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>afwan ayat yang anda paparkan justru menjelaskan atau menekankan bahwa rosul itu harus tegas terhadap orang2 kafir tidak ada kompromi antara mereka org2 kafir<br />
sekarang yang menjadi masalah kenapa mereka ( abu bakar umar dll) berani merampas keduduka imam ali yang sebenarnya menjadi kholifah setelah rosul kok malah direbut oleh mereka???????????<br />
bukannya rosul pernah bersabda &#8221; ya ali anta minni bimanzilati harun min musa illa annahu la nbiyya ba&#8217;di&#8221; bukannya sudah jelas bahwa mereka itu munafik???????????<br />
mereka telah mengingkari tragedi ghadir khum yaitu saat pengangkatan imam ali sbg khalifah setelah rosul&#8230;&#8230;<br />
juga mengapa mereka merampas tanah fadak yang telah beliau wariskan kepada sayyidah fatimah???????? sehingga membuat mereka ahlulbait marah terhadap mereka&#8230;&#8230;<br />
bukannya rosul bersabda&#8221; fatimah bith&#8217;atun minni man aghdlabaha faqad aghdlabani waman aghdlabani faqad aghdlaballah&#8221; juga beliau bersabda &#8221; mereka ahlullbaitku aku perang bagi siapa yang memerangi mereka dan damai terhadap yang damai dg mereka &#8221;<br />
itulah mengapa kami membeci sahabat2 yang munafik kepada Allah dan rosulNya&#8230;.</p>
<blockquote><p>
sudah kita katakan: <strong>akidah ahlussunnah secara tegas ada ayatnya</strong>. maka tolong<br />
1. sebutkan ayat yang tegas yang menyatakan Ali radhiyallahu &#8216;anhu sebagai imam setelah Rasul saw. jika tidak terbuktilah kalau akidah syiah itu bid&#8217;ah bukan Islam.<br />
2. imam Ali itu menurut Anda seorang pemberani atau pengecut? apakah ia rela mati demi mempertahankan iman ataukah dia meninggalkan wasiat Rasulullah karena takut manusia? maksud kami ketika ada yang merampas haknya apa yang dia lakukan? dia rela atau membela sampai titik darah penghabisan?</p>
<p>dua saja dulu. </p>
<p>فأتوا برهانكم إن كنتم صادقين<br />
datangkan buktimu jika kamu benar.
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: madjid</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/fatwa-para-imam-dan-ulama-umat-islam-perihal-syi%e2%80%99ah.html/comment-page-1#comment-722</link>
		<dc:creator>madjid</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 01:33:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=174#comment-722</guid>
		<description>rosul memang tdk pernah melaknat mereka secara langsung soalnya mereka itu munafik didepan rosul tunduk tetapi dibelakang rosul mereka membangkang terbukti ketika rosul lagi sakit yg waktu itu umar membuat rosul marah akibat perkataan umar yg berbunyi &quot; rusulullah telah ngelantur karena sakitnya terlalu parah&quot; padahal alquran berkata &quot;wama yanthiqu &#039;anil hawa in huwa illa wahyuy-yuha&quot; 
juga terbukti ketka setelah wafatnya beliau bagaimana perlakuan umar dkk terhadap keluarga rosul............sungguh menyakitkan..............



&lt;blockquote&gt;
para pengunjung yang kami hormati. Anda bisa membaca sendiri bagaimana orang syiah membenci dan melaknat para sahabat Nabi saw yang mulia. Anda tahu sendiri bagaimana syiah ini mengkafirkan Abu Bakar assiddiq, Umar alfaruq, Usman dzunnuraini juga Ali sendiri ra tentunya.
keyakinan syiah ini ngarang-ngarang sendiri, tidak ada di dalam al-Qur&#039;an.
berbeda dengan kita ahlu sunnah yang mencintai para sahabat dan para keluarga nabi saw. semua keyakinan kita ada di dalam al-Quran.
Dalam surat at-Taubah: setelah Allah berbicara tentang orang-orang munafik yang tidak ikut perang Tabuk, Allah menyebut tentang keutamaan para sahabat (QS. At-Taubah: 100) semua tanpa kecuali, mulai dari Muhajirin (Abu Bakar, Umar, Usman, Ali dan semua muhajirin) dan Anshar, serta orang yang mengikut mereka dengan baik.
kemudian setelah itu Allah berbicara tentang orang0orang baduwi yang masih munafik. dengan demilian &quot;orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik&#039; mencakup semua yang belakangan keislamannya, sehingga mencakup semua sahabat. 
silakan para pengunjung baca kembali makalah Syiah menyalahi Ahlul Bait di buku/web gensyiah.
silakan Anda membaca dan mengimani firman Allah: al-Fath:29
al-hadid: 10
مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاء عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاء بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعاً سُجَّداً يَبْتَغُونَ فَضْلاً مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَاناً سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْراً عَظِيماً) (الفتح 29 )

-----------------------------------
coba bapak perhatikan, bagaimana orang syiah ini tidak malu dan tidak segan untuk berbohong atas nama Rasulullah saw.
Rasulullah saw bersabda untuk orang-orang seperti ini
«لا تَكذِبوا عَلَيَّ، فإِنَّهُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ فَلْيَلِجِ النارَ».  
«مَنْ كَذَبَ عَلَيّ فلْيَتَبوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النار».
hadits mutawatir

&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>rosul memang tdk pernah melaknat mereka secara langsung soalnya mereka itu munafik didepan rosul tunduk tetapi dibelakang rosul mereka membangkang terbukti ketika rosul lagi sakit yg waktu itu umar membuat rosul marah akibat perkataan umar yg berbunyi &#8221; rusulullah telah ngelantur karena sakitnya terlalu parah&#8221; padahal alquran berkata &#8220;wama yanthiqu &#8216;anil hawa in huwa illa wahyuy-yuha&#8221;<br />
juga terbukti ketka setelah wafatnya beliau bagaimana perlakuan umar dkk terhadap keluarga rosul&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;sungguh menyakitkan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<blockquote><p>
para pengunjung yang kami hormati. Anda bisa membaca sendiri bagaimana orang syiah membenci dan melaknat para sahabat Nabi saw yang mulia. Anda tahu sendiri bagaimana syiah ini mengkafirkan Abu Bakar assiddiq, Umar alfaruq, Usman dzunnuraini juga Ali sendiri ra tentunya.<br />
keyakinan syiah ini ngarang-ngarang sendiri, tidak ada di dalam al-Qur&#8217;an.<br />
berbeda dengan kita ahlu sunnah yang mencintai para sahabat dan para keluarga nabi saw. semua keyakinan kita ada di dalam al-Quran.<br />
Dalam surat at-Taubah: setelah Allah berbicara tentang orang-orang munafik yang tidak ikut perang Tabuk, Allah menyebut tentang keutamaan para sahabat (QS. At-Taubah: 100) semua tanpa kecuali, mulai dari Muhajirin (Abu Bakar, Umar, Usman, Ali dan semua muhajirin) dan Anshar, serta orang yang mengikut mereka dengan baik.<br />
kemudian setelah itu Allah berbicara tentang orang0orang baduwi yang masih munafik. dengan demilian &#8220;orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik&#8217; mencakup semua yang belakangan keislamannya, sehingga mencakup semua sahabat.<br />
silakan para pengunjung baca kembali makalah Syiah menyalahi Ahlul Bait di buku/web gensyiah.<br />
silakan Anda membaca dan mengimani firman Allah: al-Fath:29<br />
al-hadid: 10<br />
مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاء عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاء بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعاً سُجَّداً يَبْتَغُونَ فَضْلاً مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَاناً سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْراً عَظِيماً) (الفتح 29 )</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
coba bapak perhatikan, bagaimana orang syiah ini tidak malu dan tidak segan untuk berbohong atas nama Rasulullah saw.<br />
Rasulullah saw bersabda untuk orang-orang seperti ini<br />
«لا تَكذِبوا عَلَيَّ، فإِنَّهُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ فَلْيَلِجِ النارَ».<br />
«مَنْ كَذَبَ عَلَيّ فلْيَتَبوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النار».<br />
hadits mutawatir</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amri</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/fatwa-para-imam-dan-ulama-umat-islam-perihal-syi%e2%80%99ah.html/comment-page-1#comment-191</link>
		<dc:creator>amri</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 04:13:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=174#comment-191</guid>
		<description>saya mau tanya, apakah rakyat iran yang syiah itu kafir? kenapa diijinkan berhaji oleh pemerintah arab saudi?

apakah presiden iran ahmadinejad kafir? kenapa diundang berhaji oleh penguasa arab saudi?


&lt;blockquote&gt;rakyat iran, miskin sekali (kasihan sekali) banyak yang ahlussunnah, ada yang mengatakan jumlahnya mencapai 20 juta, namun kasihan tidak memiliki satu masjid pun, sementara gereja, sinagog dan rumah ibadah milik orang kafir ada dimana-mana. Pemerintah syiah benar-benar benci kepada pengikut Rasul dan Sahabatnya. Selain itu rakyat iran (syiah) yang awam mereka hanya taklid kepada para pemimpin, padahal banyak yang fithrah, dengan bukti banyak yang menerima dakwah manakala ada yang menerangkan kepada mereka dengan bahasa persia.

Masalah kedua: kafir atau murtad tidaknya seseorang tidak bisa diukur dengan sikap politik sebuah negara, tetapi diukur dengan dalil syar&#039;I dan mahkamah syar&#039;iyyah. Ingat apakah  abudullah ibn ubay ibn salul tokoh munafik diizinkan oleh Nabi tinggal di Madinah, perang bersama nabi, dan haji bersama nabi? Apakah dihukum mati? Tidak, tetapi semua orang tahu kalau ia adalah lebih kafir dari orang kafir.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tanya, apakah rakyat iran yang syiah itu kafir? kenapa diijinkan berhaji oleh pemerintah arab saudi?</p>
<p>apakah presiden iran ahmadinejad kafir? kenapa diundang berhaji oleh penguasa arab saudi?</p>
<blockquote><p>rakyat iran, miskin sekali (kasihan sekali) banyak yang ahlussunnah, ada yang mengatakan jumlahnya mencapai 20 juta, namun kasihan tidak memiliki satu masjid pun, sementara gereja, sinagog dan rumah ibadah milik orang kafir ada dimana-mana. Pemerintah syiah benar-benar benci kepada pengikut Rasul dan Sahabatnya. Selain itu rakyat iran (syiah) yang awam mereka hanya taklid kepada para pemimpin, padahal banyak yang fithrah, dengan bukti banyak yang menerima dakwah manakala ada yang menerangkan kepada mereka dengan bahasa persia.</p>
<p>Masalah kedua: kafir atau murtad tidaknya seseorang tidak bisa diukur dengan sikap politik sebuah negara, tetapi diukur dengan dalil syar&#8217;I dan mahkamah syar&#8217;iyyah. Ingat apakah  abudullah ibn ubay ibn salul tokoh munafik diizinkan oleh Nabi tinggal di Madinah, perang bersama nabi, dan haji bersama nabi? Apakah dihukum mati? Tidak, tetapi semua orang tahu kalau ia adalah lebih kafir dari orang kafir.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

