<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Dialog Terbuka Antara Jaringan Islam Liberal Dan Forum Kiai Muda Jawa Timur</title>
	<atom:link href="http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html</link>
	<description>Membongkar Kejahatan Syiah terhadap Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 08:04:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: Wj Haqy</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1808</link>
		<dc:creator>Wj Haqy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 07:39:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1808</guid>
		<description>kenapa si Ulil pendapatnya ngawur, karena disebabkan dua penyakit yaitu Pertama nyakit Syubhat dan syawat. dengan kedua penyalit di atas merusak ilmu, pemikiran, pengetahuan, dan hilanglah tujuan kebenaran yg Allah da Rasul-Nya seru,  padahal al Qur&#039;an dan As sunnah sangat gamblang dan jelas lagi sempurna. dan tdk ada di kolong langit ini yang lebih sempurna dan terang tentang penjelasan Al Qur&#039;an.

&lt;blockquote&gt;Syukran katsiran&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa si Ulil pendapatnya ngawur, karena disebabkan dua penyakit yaitu Pertama nyakit Syubhat dan syawat. dengan kedua penyalit di atas merusak ilmu, pemikiran, pengetahuan, dan hilanglah tujuan kebenaran yg Allah da Rasul-Nya seru,  padahal al Qur&#8217;an dan As sunnah sangat gamblang dan jelas lagi sempurna. dan tdk ada di kolong langit ini yang lebih sempurna dan terang tentang penjelasan Al Qur&#8217;an.</p>
<blockquote><p>Syukran katsiran</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Prama</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1792</link>
		<dc:creator>Prama</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2011 17:18:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1792</guid>
		<description>Assalamualaikum wr.wb

Sudah sejak lama saya menunggu2 adanya rekaman video ttg diskusi ini. kira2 dimana saya bisa mendapatkan kopinya. Karena saya search di youtube pun belum ketemu.

jazakallah khair
wassalam

&lt;blockquote&gt;Waiyyakum. Oh yang punya itu panitia dan pihal yang terlibat langsung dalam acara tersebut.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr.wb</p>
<p>Sudah sejak lama saya menunggu2 adanya rekaman video ttg diskusi ini. kira2 dimana saya bisa mendapatkan kopinya. Karena saya search di youtube pun belum ketemu.</p>
<p>jazakallah khair<br />
wassalam</p>
<blockquote><p>Waiyyakum. Oh yang punya itu panitia dan pihal yang terlibat langsung dalam acara tersebut.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: masakan jawa ayam penyek</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1650</link>
		<dc:creator>masakan jawa ayam penyek</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 18:58:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1650</guid>
		<description>postinganya keren, bisa saya taruh ga artikel ini di website saya? nanti saya link balik sumbernya

&lt;blockquote&gt;Ya, silakan. Dengan syarat menjaga amanat ilmiah dan mencantumkan link terkait. Semoga bermanfaat.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>postinganya keren, bisa saya taruh ga artikel ini di website saya? nanti saya link balik sumbernya</p>
<blockquote><p>Ya, silakan. Dengan syarat menjaga amanat ilmiah dan mencantumkan link terkait. Semoga bermanfaat.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Silmy Ibn Muhammad</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1611</link>
		<dc:creator>Abu Silmy Ibn Muhammad</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 14:49:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1611</guid>
		<description>&quot;JIL&quot; Hadza Jaringan Iblis Laknat,,,Kata (Ustz.At-Tamimi)


&lt;blockquote&gt;Jaringan Intelektual Longor kata Arepas (Arek Pasuruan).&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;JIL&#8221; Hadza Jaringan Iblis Laknat,,,Kata (Ustz.At-Tamimi)</p>
<blockquote><p>Jaringan Intelektual Longor kata Arepas (Arek Pasuruan).</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tingkir</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1531</link>
		<dc:creator>tingkir</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 13:19:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1531</guid>
		<description>JIL sesatttttttttttttt

&lt;blockquote&gt;Semua orang tahu kecuali yang belum dapat hidayah, atau sengaja tidak ingin hidayah&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>JIL sesatttttttttttttt</p>
<blockquote><p>Semua orang tahu kecuali yang belum dapat hidayah, atau sengaja tidak ingin hidayah</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ningsih</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1489</link>
		<dc:creator>ningsih</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 08:36:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1489</guid>
		<description>Saya tidak tahu pakai salam atau tidak..
tapi saya mau belajar.
Assalamualaikum wr.wb

Pak kiai yang terhormat yang mengasuh forum ini.
saya ingin bercerita tentang sesuatu.
lebih tepatnya saya ingin meminta saran.

pertama, saat ini saya seorang gadis kristen (semoga kiai tidak fanatik)
saya berpacaran dengan lelaki muslim sudah hampir 2 tahun ini.
jujur saya mencintai dia dan keluarganya juga mencintai agamanya.
yaitu islam.
saya sudah belajar beberapa doa dan surat.
yang saya tanyakan apakah itu dosa?

kedua, saya sangat ingin menjadi mualaf secepatnya.
karena hati saya sudah sangat niat.
namun saat ini ada kendala.
orang tua saya sangat menentang saya, lagipula saya masih kuliah
saya ingin benar-benar bisa fokus menjadi muslimah.
tanpa sepengetahuan orang tua saya.
yang mau saya tanya, apakah dosa bila diperantauan ini saya mualaf,
tapi saat saya pulang kampung bertemu orang tua saya, dan saya ditanya tentang agama saya,
apa saya harus jujur.
pasti itu akan membuat mereka sangat murka.

pak kiai, saya sangat butuh saran dari pak kiai,
insyallah saya ikhlas untuk menjadi mualaf,
yang saya takutkan adalah amarah orang tua saya.
dan bagaiman cara menjelaskan pada mereka.

terimakasih sebelumnya.
Wassalamualaikum wr.wb
Allahuakbar

&lt;blockquote&gt;wa&#039;alaikumussalam warahmatullah wabarakatuhu.
Saudariku. Berbahagialah dan bersegeralah menjemput hidayah yang telah Allah tampakkan di hadapan saudariku.
1. jika saudariku segera berislam maka Anda mendapatkan dua pahala. Pahala kebaikan saat mengikuti Nabi Isa alaihissalam. Dan pahala mengikuti Nabi Muhammad Shallallahu &#039;Alaihi wa Sallam. Juga seluruh dosa diampuni oleh Allah.
Namun jika tidak masuk islam maka kebaikan yang saudariku lakukan hanya dibalas di dunia dan diakhirat tidak ada pahala, serta seluruh dosa diperhitungkan.
2. anda wajib segera menjadi muallaf, muslimah dan boleh menyembunyikan dari kedua orang tua.
3. jika pulang atau jika ditanya bilang saja bahwa Anda mengikuti Nabi Isa &#039;Alaihi Sallam sebagaimana beliau ajarkan dalam injil yang diturunkan oleh Allah kepadanya. Tidak perlu berbohong masih kristen, tetapi cukup dengan pengikut Isa &#039;Alaihissalam.
4. kami siap memberikan bimbingan kepada saudariku kapan saja. Khususnya jika saudariku ada di Malang silakan datang ke tempat kami. Juga siap via telepon atau email pribadi
wa&#039;alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak tahu pakai salam atau tidak..<br />
tapi saya mau belajar.<br />
Assalamualaikum wr.wb</p>
<p>Pak kiai yang terhormat yang mengasuh forum ini.<br />
saya ingin bercerita tentang sesuatu.<br />
lebih tepatnya saya ingin meminta saran.</p>
<p>pertama, saat ini saya seorang gadis kristen (semoga kiai tidak fanatik)<br />
saya berpacaran dengan lelaki muslim sudah hampir 2 tahun ini.<br />
jujur saya mencintai dia dan keluarganya juga mencintai agamanya.<br />
yaitu islam.<br />
saya sudah belajar beberapa doa dan surat.<br />
yang saya tanyakan apakah itu dosa?</p>
<p>kedua, saya sangat ingin menjadi mualaf secepatnya.<br />
karena hati saya sudah sangat niat.<br />
namun saat ini ada kendala.<br />
orang tua saya sangat menentang saya, lagipula saya masih kuliah<br />
saya ingin benar-benar bisa fokus menjadi muslimah.<br />
tanpa sepengetahuan orang tua saya.<br />
yang mau saya tanya, apakah dosa bila diperantauan ini saya mualaf,<br />
tapi saat saya pulang kampung bertemu orang tua saya, dan saya ditanya tentang agama saya,<br />
apa saya harus jujur.<br />
pasti itu akan membuat mereka sangat murka.</p>
<p>pak kiai, saya sangat butuh saran dari pak kiai,<br />
insyallah saya ikhlas untuk menjadi mualaf,<br />
yang saya takutkan adalah amarah orang tua saya.<br />
dan bagaiman cara menjelaskan pada mereka.</p>
<p>terimakasih sebelumnya.<br />
Wassalamualaikum wr.wb<br />
Allahuakbar</p>
<blockquote><p>wa&#8217;alaikumussalam warahmatullah wabarakatuhu.<br />
Saudariku. Berbahagialah dan bersegeralah menjemput hidayah yang telah Allah tampakkan di hadapan saudariku.<br />
1. jika saudariku segera berislam maka Anda mendapatkan dua pahala. Pahala kebaikan saat mengikuti Nabi Isa alaihissalam. Dan pahala mengikuti Nabi Muhammad Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam. Juga seluruh dosa diampuni oleh Allah.<br />
Namun jika tidak masuk islam maka kebaikan yang saudariku lakukan hanya dibalas di dunia dan diakhirat tidak ada pahala, serta seluruh dosa diperhitungkan.<br />
2. anda wajib segera menjadi muallaf, muslimah dan boleh menyembunyikan dari kedua orang tua.<br />
3. jika pulang atau jika ditanya bilang saja bahwa Anda mengikuti Nabi Isa &#8216;Alaihi Sallam sebagaimana beliau ajarkan dalam injil yang diturunkan oleh Allah kepadanya. Tidak perlu berbohong masih kristen, tetapi cukup dengan pengikut Isa &#8216;Alaihissalam.<br />
4. kami siap memberikan bimbingan kepada saudariku kapan saja. Khususnya jika saudariku ada di Malang silakan datang ke tempat kami. Juga siap via telepon atau email pribadi<br />
wa&#8217;alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Syiah Tobat</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1466</link>
		<dc:creator>Syiah Tobat</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 15:37:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1466</guid>
		<description>pusing ane liat tulisan ente2 pada berdebat .
BRO ADMIN JANGAN LUPA YAH UPLOAD DI YOUTUBE TABLIGH AKBARNYA  DIKOTA MALANG ANA TUNGGU2 MOMEN KAYAK GINI.... SIKAT ABIS SYIAH.... BUAT NYANG MERASA SUNNY JABAT ERAT SELALU DAN TETAP SALING BERTEGUR SAPA, JANGAN SALING BERSILAT LIDAH ..... RAPATKAN BARISAN JANGAN SALING JEGAL
JIL BAGI ANE MASALAH LOKAL, DAN BAGI ANE SYIAH MASALAH BESAR [IMPORT AQIDAH DARI NEGARA MAJUSI]...
AFWAN MINKUM BRO

&lt;blockquote&gt;khairan insyaallah.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pusing ane liat tulisan ente2 pada berdebat .<br />
BRO ADMIN JANGAN LUPA YAH UPLOAD DI YOUTUBE TABLIGH AKBARNYA  DIKOTA MALANG ANA TUNGGU2 MOMEN KAYAK GINI&#8230;. SIKAT ABIS SYIAH&#8230;. BUAT NYANG MERASA SUNNY JABAT ERAT SELALU DAN TETAP SALING BERTEGUR SAPA, JANGAN SALING BERSILAT LIDAH &#8230;.. RAPATKAN BARISAN JANGAN SALING JEGAL<br />
JIL BAGI ANE MASALAH LOKAL, DAN BAGI ANE SYIAH MASALAH BESAR [IMPORT AQIDAH DARI NEGARA MAJUSI]&#8230;<br />
AFWAN MINKUM BRO</p>
<blockquote><p>khairan insyaallah.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu hanan</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1392</link>
		<dc:creator>abu hanan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2010 05:19:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1392</guid>
		<description>Masalahnya adalah bid&#039;ah pada pemikiran lebih membahayakan daripada bid&#039;ah dalam ritual seperti tahlilan (meski dari manfaat sosial,kegiatan tahlilan lebih banyak manfaatnya -mengenal tetangga dll- daripada sia-sianya.
Bid&#039;ah pemikiran dampaknya sangat luas dan akan secara pasti menggerogoti prinsip paling dasar yaitu syahadat (hanya di mulut tapi amal dan hati berkata lain).
wallahu alam.
salam



&lt;blockquote&gt;shadaqta
Jazakallah Khairan&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masalahnya adalah bid&#8217;ah pada pemikiran lebih membahayakan daripada bid&#8217;ah dalam ritual seperti tahlilan (meski dari manfaat sosial,kegiatan tahlilan lebih banyak manfaatnya -mengenal tetangga dll- daripada sia-sianya.<br />
Bid&#8217;ah pemikiran dampaknya sangat luas dan akan secara pasti menggerogoti prinsip paling dasar yaitu syahadat (hanya di mulut tapi amal dan hati berkata lain).<br />
wallahu alam.<br />
salam</p>
<blockquote><p>shadaqta<br />
Jazakallah Khairan</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wijhatul Haq</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1315</link>
		<dc:creator>Wijhatul Haq</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 04:21:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1315</guid>
		<description>Potret si Ulil bersama JILnya di dalam Al Qur’an
Sungguh menakjubkan Allah SWT telah menyingkap sifat-sifat 
Orang-orang Munafq

Sifat orang-orang Munafiq dalam Al Qur’an
	Nifaq merupakan penyakit yang tersembunyi di dalam batin, yang bisa memenuhi seluruh batin dan hatinya. Sementara dia tidak menyadarinya, sebab hal ini tidak bisa diketahui orang lain. Nifaq ini tersembunyi karena keadaannya yang samara-samar. Dia mengira nifaq itu bagus, tetapi ternyata merusak.
	Nifaq ada dua macam; Besar dan kecil. Nifaq yang besar mengakibatkan kekekalan di dalam neraka dan berada di lapoisan yang paling bawah.
Gambarannya orang munafiq menampakkan iman kepada Allah, para malaikat, kitab, para rasul, dan hari akhirat di hadapan orang-orang Muslim, padahal di dalam batinnya dia tidak memiliki iman itu. Dia tidak beriman bahwa Allah menurunkan wahyu kepada manusia yang dijadikan-Nya sebagai rasul, yang memberi petunjuk, peringatan dan ancaman.
	Allah telah menyibak tabire orang-orang munafiq dan mengungkap rahasia mereka di dalam Al Qur’an. Perkara mereka dijelaskan di hadapan orang lain, agar menjadi peringatan. Diawal surat Al Baqorohdisebutkan tiga macam golongan manusia yang ada di dunia ini, yaitu; tentang orang-orang Mukmin, orang-orang kafir dan orang-orang munafiq. Empat ayat tentang orang-orang Mukmin, dua ayat tentang orang-orang kafir dan tiga belas ayat tentang orang-orang munafiq. Ayat tentang mereka lebih banyak jumlahnya, karena jumlah mereka cukup banyak dan cobaan yang mereka akibatkan lebih menyeluruh serta lebih membahayakanislam dan para pemeluknya. Cukup berat cobaan yang harus ditanggung islam, karena mereka menisbatkan diri kepada Islam, menunjukan loyalitas kepada Islam, padahal hakikatnya mereka adalah musuh Islam.
	Demi Allah, berapa banyak orang yang seakan membela Islam, padahal sebenarnya dia menghancurkan Islam.berapa banyak orang yang membangun fondasi benteng, padahal sebenarnya dia merusaknya Islam dan para pemeluknya sementara dalam intaian bahaya karena keberadaan mereka.
	Inilah gambaran keadaan mereka yang disebutkan secara berurutan dalam surat Al Baqoroh, dari ayat 8 hingga ayat 20.
Ayat 8: mereka mengenakan pakaian iman, sedang di dalam hatinya ada perasaan sesal danmerugi, dusta dan pengingkaran. Lidah mereka lidah yang orang pasrah, sedang batin mereka lebih dekat dengan orang-orang kafir.
	Ayat 9: Modal mereka adalah modal tipuan dan makar. Barang dagangan mereka kedustaan dan pengkhianatan. Mereka mempunyai logika agar tetap eksis, yaitu memperlihatkan keridhaan kepada kedua belah pihak, sehingga mereka tetap merasa aman.
	Ayat 10: Penyakit syubhat dan syahwat menyusup ke dalam hati mereka lalu merusaknya. Maksud yang buruk menguasai kehendak mereka dan niat mereka rusak, lalu menyeret mereka kepada kebinasaan yang tidak bisa diobati oleh dokter.
Ayat 11 dan 12: Siapa yang bejana iamannya disusupi keragu-raguan dipengaruhi syubhat kesamar-samaran mereka, maka keyakinan di dalam hatinya akan hilang, karena kerusakan mereka di bumi amat banyak, namun mereka tidak mengakuinya.
Ayat 13: Seseorang yang berpegang kepada Al Kitab dan as Sunnah dalam pandangan mereka adalah orang myang berpegang kepada benda mati, dianggap kurang beres akalnya. Orang yang melaksanakan nash menurut pandangan mereka seperti keledai yang membawa kitab suci. Dagangan pedagang wahyu menurut pandangan mereka tidak laku dan mereka tidak mau menerimanya. Orang yang mengikuti rasul menurut pandangan mereka termasuk orang-orang bodoh., dan mereka akan mengejeknya.
Ayat 14: Masing-masing di antara mereka mempunyai dua wajah. Wajah saat berhadapan dengan orang-orang Mukmin, dan satu wajah lagi saat mereka bebrkumpul dengan rekan-rekan segolongannya. Mereka juga mempunyai dua lidah, satu lidah digunakan jika bersama orang-orang Muslim, dan satu lidah lagi dipergunakan untuk menerjemahkan rahasia terpendam di dalam hati mereka.
Ayat 15: Mereka berpaling dari al Kitab dan As Sunnah, karena herndak mengolok-olok dan mengejek orang-orang yang berpegang kepada keduanya.
Ayat 16: Mereka keluar mencari perniagaan yang sia-sia di tengah-tengah gelombang hayalan myang tidak pasti. Perahu mereka pun terombang-ambing dihembus badai hingga mereka pun terhempas dalam kebinasaan. 
Ayat 17: Iman menyala di dekat mereka sehnigga dengan cahayanya mereka bisa melihat tempat-tempat yang berdsasarkan petunjuk dan tempat yang menyesatkan. Tapi kemudian cahayanya padam dan tinggal setitik api yang kadang menyala dan kadang tidak, sehingga mereka tersiksa dengan keadaan itu, kenudian mereka sama sekali tidak bisa melihat.
Ayat 18: Pendengaran penglihatan dan lidah mereka sudah tertutup kerak, sehingga mereka tidak bisa mendengar seruan iman, tidak bisa melihat hakikat Al Qur’an dan bisa mengatakan kebenran.
Ayat 19: Hujan wahyu turun kepada mereka, yang di dalamnya terhadap kehidupan bagi hati dan ruh. Tapi yang mereka dengar dari hujan itu hanya suara petir peringatan, ancaman dan kuwajiban ,yang dibebankan kepada mereka setiap pagi dan petang. Maka mereka menyumbatkan jari kelubang telinga mereka dan mereka pun lari.
Ayat 20: Dalam hujan lebat itu mereka tidak bisa melihat hanya dengan mengandalkan kilat yang menyambar, dan pendengaran mereka tidak mampu mendengar petir janji, perintah dan larangan. Mereka pun berdiri dalam keadaan bingung di hamparan tanah yang kering kerontang.
Masih banyak sifat orang-orang munafiq lannya dan penggambran tentang diri mereka yang disebutkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah.

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Potret si Ulil bersama JILnya di dalam Al Qur’an<br />
Sungguh menakjubkan Allah SWT telah menyingkap sifat-sifat<br />
Orang-orang Munafq</p>
<p>Sifat orang-orang Munafiq dalam Al Qur’an<br />
	Nifaq merupakan penyakit yang tersembunyi di dalam batin, yang bisa memenuhi seluruh batin dan hatinya. Sementara dia tidak menyadarinya, sebab hal ini tidak bisa diketahui orang lain. Nifaq ini tersembunyi karena keadaannya yang samara-samar. Dia mengira nifaq itu bagus, tetapi ternyata merusak.<br />
	Nifaq ada dua macam; Besar dan kecil. Nifaq yang besar mengakibatkan kekekalan di dalam neraka dan berada di lapoisan yang paling bawah.<br />
Gambarannya orang munafiq menampakkan iman kepada Allah, para malaikat, kitab, para rasul, dan hari akhirat di hadapan orang-orang Muslim, padahal di dalam batinnya dia tidak memiliki iman itu. Dia tidak beriman bahwa Allah menurunkan wahyu kepada manusia yang dijadikan-Nya sebagai rasul, yang memberi petunjuk, peringatan dan ancaman.<br />
	Allah telah menyibak tabire orang-orang munafiq dan mengungkap rahasia mereka di dalam Al Qur’an. Perkara mereka dijelaskan di hadapan orang lain, agar menjadi peringatan. Diawal surat Al Baqorohdisebutkan tiga macam golongan manusia yang ada di dunia ini, yaitu; tentang orang-orang Mukmin, orang-orang kafir dan orang-orang munafiq. Empat ayat tentang orang-orang Mukmin, dua ayat tentang orang-orang kafir dan tiga belas ayat tentang orang-orang munafiq. Ayat tentang mereka lebih banyak jumlahnya, karena jumlah mereka cukup banyak dan cobaan yang mereka akibatkan lebih menyeluruh serta lebih membahayakanislam dan para pemeluknya. Cukup berat cobaan yang harus ditanggung islam, karena mereka menisbatkan diri kepada Islam, menunjukan loyalitas kepada Islam, padahal hakikatnya mereka adalah musuh Islam.<br />
	Demi Allah, berapa banyak orang yang seakan membela Islam, padahal sebenarnya dia menghancurkan Islam.berapa banyak orang yang membangun fondasi benteng, padahal sebenarnya dia merusaknya Islam dan para pemeluknya sementara dalam intaian bahaya karena keberadaan mereka.<br />
	Inilah gambaran keadaan mereka yang disebutkan secara berurutan dalam surat Al Baqoroh, dari ayat 8 hingga ayat 20.<br />
Ayat 8: mereka mengenakan pakaian iman, sedang di dalam hatinya ada perasaan sesal danmerugi, dusta dan pengingkaran. Lidah mereka lidah yang orang pasrah, sedang batin mereka lebih dekat dengan orang-orang kafir.<br />
	Ayat 9: Modal mereka adalah modal tipuan dan makar. Barang dagangan mereka kedustaan dan pengkhianatan. Mereka mempunyai logika agar tetap eksis, yaitu memperlihatkan keridhaan kepada kedua belah pihak, sehingga mereka tetap merasa aman.<br />
	Ayat 10: Penyakit syubhat dan syahwat menyusup ke dalam hati mereka lalu merusaknya. Maksud yang buruk menguasai kehendak mereka dan niat mereka rusak, lalu menyeret mereka kepada kebinasaan yang tidak bisa diobati oleh dokter.<br />
Ayat 11 dan 12: Siapa yang bejana iamannya disusupi keragu-raguan dipengaruhi syubhat kesamar-samaran mereka, maka keyakinan di dalam hatinya akan hilang, karena kerusakan mereka di bumi amat banyak, namun mereka tidak mengakuinya.<br />
Ayat 13: Seseorang yang berpegang kepada Al Kitab dan as Sunnah dalam pandangan mereka adalah orang myang berpegang kepada benda mati, dianggap kurang beres akalnya. Orang yang melaksanakan nash menurut pandangan mereka seperti keledai yang membawa kitab suci. Dagangan pedagang wahyu menurut pandangan mereka tidak laku dan mereka tidak mau menerimanya. Orang yang mengikuti rasul menurut pandangan mereka termasuk orang-orang bodoh., dan mereka akan mengejeknya.<br />
Ayat 14: Masing-masing di antara mereka mempunyai dua wajah. Wajah saat berhadapan dengan orang-orang Mukmin, dan satu wajah lagi saat mereka bebrkumpul dengan rekan-rekan segolongannya. Mereka juga mempunyai dua lidah, satu lidah digunakan jika bersama orang-orang Muslim, dan satu lidah lagi dipergunakan untuk menerjemahkan rahasia terpendam di dalam hati mereka.<br />
Ayat 15: Mereka berpaling dari al Kitab dan As Sunnah, karena herndak mengolok-olok dan mengejek orang-orang yang berpegang kepada keduanya.<br />
Ayat 16: Mereka keluar mencari perniagaan yang sia-sia di tengah-tengah gelombang hayalan myang tidak pasti. Perahu mereka pun terombang-ambing dihembus badai hingga mereka pun terhempas dalam kebinasaan.<br />
Ayat 17: Iman menyala di dekat mereka sehnigga dengan cahayanya mereka bisa melihat tempat-tempat yang berdsasarkan petunjuk dan tempat yang menyesatkan. Tapi kemudian cahayanya padam dan tinggal setitik api yang kadang menyala dan kadang tidak, sehingga mereka tersiksa dengan keadaan itu, kenudian mereka sama sekali tidak bisa melihat.<br />
Ayat 18: Pendengaran penglihatan dan lidah mereka sudah tertutup kerak, sehingga mereka tidak bisa mendengar seruan iman, tidak bisa melihat hakikat Al Qur’an dan bisa mengatakan kebenran.<br />
Ayat 19: Hujan wahyu turun kepada mereka, yang di dalamnya terhadap kehidupan bagi hati dan ruh. Tapi yang mereka dengar dari hujan itu hanya suara petir peringatan, ancaman dan kuwajiban ,yang dibebankan kepada mereka setiap pagi dan petang. Maka mereka menyumbatkan jari kelubang telinga mereka dan mereka pun lari.<br />
Ayat 20: Dalam hujan lebat itu mereka tidak bisa melihat hanya dengan mengandalkan kilat yang menyambar, dan pendengaran mereka tidak mampu mendengar petir janji, perintah dan larangan. Mereka pun berdiri dalam keadaan bingung di hamparan tanah yang kering kerontang.<br />
Masih banyak sifat orang-orang munafiq lannya dan penggambran tentang diri mereka yang disebutkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wijhatul Haq</title>
		<link>http://www.gensyiah.com/dialog-terbuka-antara-jaringan-islam-liberal-dan-forum-kiai-muda-jawa-timur.html/comment-page-3#comment-1314</link>
		<dc:creator>Wijhatul Haq</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 04:09:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gensyiah.com/?p=217#comment-1314</guid>
		<description>Sebelumnya Minta Maaf kepada panitia pelaksana dialoq /Debat.
Seandainya terjadi Forum debat Antara pemuda NU dan si Ulil (JIL) dan saya kira tidak sambung, karena masih senyawa (sejenis) apabedanya antara Pemuda NU dengan si Ulil NU yang JIL sebab apa secara subtansi lebih banyak kesamaan daripada perbedaannya, coba kita lihat perbedaan antara JIL dan seliannya adalah dari sisi akidah dan sementara NU secara akidah juga sama kalau demikian apa yang diperdebatkan justru bisa-bisa malah bukan penyelesaian tetapi malah membingungkan lawannya NU akan kebingun terhadap akidah Filsafat JIL. 
Maka saya akan mengelompokon antara perbedaan dan kesamaan   Pumuda NU Jatim dan NU yang JIL.
1. Secara fikih tidak ada bedanya keduanya juga dari prodak yang sama.
2. Secara Kultur sama juga.
3. Latar belakang juga sama.
4. Awal pendidikan sama.
5. Guru/yai beda tetapi esensi ajarannya sama (Aswajaa)
6. Akidah sama, yang membedakan JIL akidah sebelumnya (NU asli) dan kombinasi Akidah Filsafat barat (sesat), sedangkan Pemuda NU kebanyakan terkombinasi akidah Mu&#039;tazilah dan toriqoh sufiyah. bahwa sebenarnya para dedengkot tokoh Filsafat dan &amp; Sufiyah pada puncaknya juga sama ingin disembah widatul wujud.
7. Fikih ibadahnya juga sama, saya tidak tau apa si Ulil itu masih sholat atau tidak mudah2han masih sholat.

Sekarang perbedaannya, 
perbedaannya yang  mencolok yang saya tahu adalah hanya satu yaitu:
1. Pemuda NU,  atau NU yang masih asli banyak melakukan Bid&#039;ah ibadah dan akidah, sedangkan JIL banyak 
     melakukan/berpaham Bid&#039;ah akidah aja.
sebab Tradisi JIL tidak suka menyembah kubur apalagi tahlilan.  
Demikiaanlah sekelimit yang dapat saya sampaikan kalau benar datangnya dari Allah dan kalau salah dari ketidakberdayaan dari saya pribadi maka saya memohon rahmat dan pertolonganNya Ihdinashiratol mustaqiimm.




&lt;blockquote&gt;Masalahnya bukan banyak sedikitnya perbedaan, tetapi fatalnya perbedaan, meskipun hanya satu item misalnya. JIL jelas bukan Islam, kalau NU masih Islam. wallahu a’lam (admin)&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya Minta Maaf kepada panitia pelaksana dialoq /Debat.<br />
Seandainya terjadi Forum debat Antara pemuda NU dan si Ulil (JIL) dan saya kira tidak sambung, karena masih senyawa (sejenis) apabedanya antara Pemuda NU dengan si Ulil NU yang JIL sebab apa secara subtansi lebih banyak kesamaan daripada perbedaannya, coba kita lihat perbedaan antara JIL dan seliannya adalah dari sisi akidah dan sementara NU secara akidah juga sama kalau demikian apa yang diperdebatkan justru bisa-bisa malah bukan penyelesaian tetapi malah membingungkan lawannya NU akan kebingun terhadap akidah Filsafat JIL.<br />
Maka saya akan mengelompokon antara perbedaan dan kesamaan   Pumuda NU Jatim dan NU yang JIL.<br />
1. Secara fikih tidak ada bedanya keduanya juga dari prodak yang sama.<br />
2. Secara Kultur sama juga.<br />
3. Latar belakang juga sama.<br />
4. Awal pendidikan sama.<br />
5. Guru/yai beda tetapi esensi ajarannya sama (Aswajaa)<br />
6. Akidah sama, yang membedakan JIL akidah sebelumnya (NU asli) dan kombinasi Akidah Filsafat barat (sesat), sedangkan Pemuda NU kebanyakan terkombinasi akidah Mu&#8217;tazilah dan toriqoh sufiyah. bahwa sebenarnya para dedengkot tokoh Filsafat dan &amp; Sufiyah pada puncaknya juga sama ingin disembah widatul wujud.<br />
7. Fikih ibadahnya juga sama, saya tidak tau apa si Ulil itu masih sholat atau tidak mudah2han masih sholat.</p>
<p>Sekarang perbedaannya,<br />
perbedaannya yang  mencolok yang saya tahu adalah hanya satu yaitu:<br />
1. Pemuda NU,  atau NU yang masih asli banyak melakukan Bid&#8217;ah ibadah dan akidah, sedangkan JIL banyak<br />
     melakukan/berpaham Bid&#8217;ah akidah aja.<br />
sebab Tradisi JIL tidak suka menyembah kubur apalagi tahlilan.<br />
Demikiaanlah sekelimit yang dapat saya sampaikan kalau benar datangnya dari Allah dan kalau salah dari ketidakberdayaan dari saya pribadi maka saya memohon rahmat dan pertolonganNya Ihdinashiratol mustaqiimm.</p>
<blockquote><p>Masalahnya bukan banyak sedikitnya perbedaan, tetapi fatalnya perbedaan, meskipun hanya satu item misalnya. JIL jelas bukan Islam, kalau NU masih Islam. wallahu a’lam (admin)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

