Archive for July, 2010

Dalil yang mengandung dua kemungkinan makna

0

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 3)

konstektual Dalil yang mengandung dua kemungkinan makna3. Ulil menyatakan: “Pandangan Prof. Hosen ini saya anggap sangat maju dan cukup berani. Atas dasar patokan ini, kita bisa dengan mudah menilai sejumlah ayat dalam al-Qur`an yang selama ini sudah dianggap qath’i, padahal didalamnya terdapat ihtimal (kemungkinan makna) yang lain diluar makna literal yang sering dipahami dari ayat-ayat itu.” Lalu Ulil mencontohkan gagasan Munawir Sadzali yang menganggap bahwa, “pembagian warisan pola lama, anak laki-laki dapat dua sementara anak perempuan dapat satu bagian adalah tidak qath’i. Ihtimal atau keberatan yang diajukan Munawir, antara lain pembagian itu tidak adil dalam konteks sekarang, dimana beban rumah tangga dipikul bersama. Keadilan yang sudah jelas dan gamblang adalah salah satu pondasi seluruh ajaran Islam, menjadi pertimbangan pokok untuk menilai ulang ketentuan tentang hukum waris ini.” (alenia 2)

Ada banyak hal yang perlu kita luruskan:

  1. Adanya ihtimal tidak serta merta melemahkan kekuatan dalil. Syeikh Abd al-Rahman al-Muallimi ketika membantah salah satu subordinan orientalis; Mahmud Abu Rayyah, mengatakan: “Hal tersebut apabila sebuah dalil mengandung dua kemungkinan makna dan tidak ada dalil lain yang menguatkan salah satu makna. Akan tetapi kalu salah satunya rajih (unggul, kuat) maka hukum ikut dia.”[1] Inilah yang benar menurut logika dan syar’i. Adapun meninggalkan dalil karena adanya sedikit ihtimal maka ini ditolak oleh akal, apalagi jika ihtimal itu buatan atau akal-akalan, maka ini adalah tahrif, yang hakikatnya adalah takhdzib (mendustakan) dalil, sebagaimana contoh waris di atas. (more…)

Antara Akal Sehat dan Akal-akalan

0

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 2)

2. Ulil menyetujui pendapat Prof. Ibrahim Hosen bahwa, “Nash yang qath’i itu harus terbebas dari ta’arrudh aqli (alinea 2)

Perlu diketahui dua hal:

  1. Yang dimaksud dengan “akal” adalah “aql sharih”, akal sehat, akal waras, akal fithri, common sense yang dimiliki oleh semua mukallaf, bukan apa yang disebut sebagai logika, tetapi tidak dibenarkan oleh banyak orang yang berpikiran waras. Kalau yang terakhir ini kita sebut dengan “akal-akalan” yang dalam bahasa Arab disebut Takalluf dan Tanaththu’.[1]
  2. Tidak boleh di dalam al-Qur’an ada yang menyalahi “aql sharih” atau “hiss” (indera), melainkan di dalam al-Qur`an sendiri telah ada pejelasan maknanya. Sebab al-Qur`an dijadikan oleh Allah sebagai obat bagi yang ada di dada dan sebagai pejelas bagi manusia, maka tidak mungkin ada pertentangan dengan “aql sharih”.[2] Adanya ta’arudh antara naql dan akl hanyalah masalah iftiradhiyah (pengandaian) saja, tidak ada realitanya.

[1] lihat al-Sa’di, op.cit hal176-177

[2] Ibid. hal 75-76; lihat pula al-Zunaidi op.cit, 202-203

puteri-puteri-manusia-terbaik

Putri-Putri Manusia Terbaik Muhammad Rasululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam

0

puteri puteri manusia terbaik 150x150 Putri Putri Manusia Terbaik Muhammad Rasululloh Shollallohu Alaihi wa SallamAllah Subhanahu wa Ta’ala telah memuliakan penutup para Nabi dan Rasul Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dengan 4 (empat) orang putri -Radhiyallahu ‘anhunna- kesemuanya telah sampai pada puncak kesucian, keshalaihan, wira’i dan taqwa. Mereka adalah teladan dan percontohan bagi setiap wanita yang menginginkan keselamatan dan kebahagiaan.

1. putri sulungnya adalah Zaenab Radiyallohu ‘Anha yang lahir sepuluh tahun sebelum Kenabian, dan yang wafat di masa Ayahandanya Rasulillah Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam pada tahun 8 H setelah menderita sakit akibat dijatuhkan kaum musyrik Quraisy dari ontanya saat hijrah. Dinikahi oleh Abul Ash ibn al-Rabi’, memiliki putra yang bernama Ali, meninggal saat kecil. Dan memiliki putrid yang bernama Umamah, yang dinikahi oleh Ali ibn Abi Thalib setelah wafatnya Fatimah Radiyallohu ‘Anha.

(more…)

gh

DVD Peran Syi’ah dalam Tragedi Palestina

13

Penderitaan Bangsa Palestina adalah penderitaan kita. Disana terjadi perampokan terbesar yang tidak ada bandingannya dalam sejarah. Bukanlah harta benda yang dirampok melainkan bumi Palestina, bumi Isra` mi’raj  Nabi Muhammad saw ,  bumi Masjidil Aqsha, Qiblat pertama Umat Islam.

Penjajahan Zionis atas Palestina,  ditempuh dengan cara merampas, membantai, mengusir dan memboikot makanan dan obat-obatan, baik darat, laut maupun udara. Namun pernahkan Anda berfikir dan membayangkan bahwa Bangsa Palestina yang mengalami penderitaan baik di Tanah Palestina maupun di Libanon dan Irak itu  sempat  berteriak bahwa :

“Syiah lebih kejam dari pada Yahudi!! Zionis lebih berbelas kasih dari Rafidhah?!!

Bukan hanya itu, kejahatan Yahudi itu pun kejahatan Syiah karena mereka senang, merestui dan mendoakan kemenangan bagi Zionis, karena kita dianggap oleh mereka “Anak pelacur, lebih najis dari anjing dan seluruh kotoran di bumi ini?!!”

Sudah saatnya kita sadar dan membuka mata kita !

Contoh Cuplikan:

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=V-rvXRj6d2Y[/youtube]

(more…)

Go to Top